JAKARTA, – Grup band BIP yang digawangi Pay, Bongky, Indra, dan Ipang merilis ulang lagu legendaris “Satu Nusa Satu Bangsa” karya L. Manik.Perilisan ulang lagu ini menjadi momentum perayaan usia Indonesia yang genap 10 windu atau 80 tahun pada 17 Agustus 2025 lalu.Melalui lagu tersebut, BIP ingin menyampaikan pesan moral tentang pentingnya kebersamaan dan persatuan sebagai satu bangsa.Baca juga: Dipecat dari Slank Ditambah Masih Kecanduan Narkoba, Pay BIP Akui Jadi Titik Terendah Hidupnya“Melalui lagu Satu Nusa Satu Bangsa, ini menjadi sedikit kontribusi kami sebagai penyejuk, pemersatu, serta upaya mengembalikan jiwa-jiwa nasionalis agar tetap solid, semangat, berpikir positif, dan bertindak rasional untuk Indonesia Raya,” kata BIP dalam siaran pers, Senin .BIP menegaskan, perilisan lagu ini merupakan bentuk kontribusi mereka untuk menumbuhkan semangat persatuan dan nasionalisme di tengah masyarakat.Lebih lanjut, tanggal perilisan lagu yang jatuh pada 30 Desember juga memiliki makna tersendiri.Baca juga: Dipecat dari Slank Ditambah Masih Kecanduan Narkoba, Pay BIP Akui Jadi Titik Terendah Hidupnya Di pengujung tahun, BIP mengajak masyarakat Indonesia untuk menutup lembaran duka masa lalu, bangkit, dan melangkah ke tahun yang baru dengan semangat persatuan Tanah Air.Lagu “Satu Nusa Satu Bangsa” dikemas BIP dalam versi yang lebih segar tanpa meninggalkan esensi utama lagu tersebut.Perilisan ini juga menjadi bagian dari album kebangsaan bertajuk 10 Windu Indonesia.Album tersebut digawangi Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Founder Sinergy for Indonesia, sebagai eksekutif produser, serta Pay Burman, Founder Indonesia Care Music, sebagai head produser album.Sebagai informasi, lagu “Satu Nusa Satu Bangsa” diciptakan oleh L. Manik pada 1947.Lagu ini mengandung pesan tentang persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang terdiri dari beragam suku, budaya, dan bahasa, sekaligus ajakan untuk terus mencintai dan membela Tanah Air.
(prf/ega)
Pesan Persatuan dari BIP Lewat 'Satu Nusa Satu Bangsa'
2026-01-09 02:46:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-09 20:43
| 2026-01-09 20:36
| 2026-01-09 20:13
| 2026-01-09 19:05
| 2026-01-09 18:27










































