Malam Anugerah Sayembara Novel DKJ 2025: Lima Dekade Menyalakan Api Sastra Indonesia

2026-01-10 09:28:14
Malam Anugerah Sayembara Novel DKJ 2025: Lima Dekade Menyalakan Api Sastra Indonesia
Jakarta - Malam Anugerah Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 2025 menjadi momentum bersejarah dalam dunia kesusastraan Indonesia.Acara yang digelar di bawah koordinasi Komite Sastra DKJ ini bukan hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga wadah apresiasi, pembinaan, dan kolaborasi lintas lembaga untuk memperluas jangkauan karya sastra Indonesia tingkat Internasional.Ketua Ketua Komite Sastra DKJ Fadjriah Nurdiasih menjelaskan, Sayembara Novel DKJ selalu menjadi ajang yang ditunggu para penulis dari seluruh Indonesia.AdvertisementDia menyebut, tradisi ini telah dimulai sejak tahun 1974 melalui Sayembara Mengarang Roman, yang kemudian berevolusi menjadi Sayembara Manuskrip Novel pada era 2000-an."Sayembara Novel Tahun 2025 ini memang kita rencanakan itu setiap 2 tahun gitu ya, jadi bergantian dengan kritik tahun lalu Komite Sastra mengadakan Sayembara Kritik Sastra, tahun ini novel. Pada mulanya ini adalah Sayembara Mengarang Roman, tahun 1974 kemudian di periode 2000-an baru berubah menjadi namanya Sayembara Manuskrip Novel," ujar Fadjriah dalam Press Conference Malam Anugerah Sayembara Novel DKJ 2025, Rabu 5 November 2025.Menurutnya, semangat utama dari penyelenggaraan sayembara ini adalah untuk menumbuhkan lahirnya karya-karya baru, sekaligus memberikan memberikan kesempatan bagi penulis muda untuk berkembang dan mencapai tahap penting dalam perjalanan kepenulisan mereka.Dalam kesempatan yang sama, Mimi selaku PIC penyelenggara acara menyampaikan, sayembara kali ini menghadirkan nuansa baru dengan keterlibatan Manajemen Talenta Nasional (MTN) di bawah Kementerian Kebudayaan.Kolaborasi ini nantinya akan membuka peluang lebih bagi para pemenang untuk tidak hanya mendapat penghargaan, melainkan juga pembinaan, coaching, dan pengenalan terhadap industri penerbitan."Tahun ini kami dipercayai oleh Kementerian Kebudayaan, ada Manajemen Talenta Nasional, yang percaya bahwa kualitas para pemenang sayembara novel sangat layak untuk terus diapresiasi bahkan ke tingkat internasional, ada program Manajemen Talenta Nasional, Ka Aan Mansur selaku salah satu kuratornya, itu memberikan wadah kepada kami untuk memberikan masukan lagi kepada para pemenang," jelas Mimi.Perayaan 50 tahun Sayembara Novel DKJ menjadi bentuk penghargaan penting bagi perkembangan sastra Indonesia. Ajang ini tidak hanya menekankan pada mutu karya dan keberagaman tema, tetapi juga menyoroti munculnya generasi penulsi muda yang semakin menonjol. 


(prf/ega)