Lengkapi Iron Dome, Israel Operasikan Sistem Laser Iron Beam

2026-01-10 09:23:53
Lengkapi Iron Dome, Israel Operasikan Sistem Laser Iron Beam
TEL AVIV, – Kementerian Pertahanan Israel pada Minggu mengumumkan bahwa sistem laser Iron Beam telah dikerahkan untuk Angkatan Udara Israel guna mencegat ancaman udara.Sistem ini dikembangkan oleh departemen penelitian dan pengembangan kementerian bersama kontraktor pertahanan Rafael, dan secara resmi diserahkan melalui sebuah seremoni.“Untuk pertama kalinya secara global, sistem pencegat laser berkekuatan tinggi telah mencapai kematangan operasional penuh, dengan berhasil melaksanakan sejumlah pencegatan,” kata Menteri Pertahanan Israel Katz.Baca juga: Serangan Drone dan Keterbatasan Iron Dome IsraelIa menegaskan bahwa pencapaian tersebut memiliki pesan strategis.“Pencapaian monumental ini menyampaikan pesan penting kepada musuh-musuh kami, baik yang dekat maupun jauh: jangan menantang kami, atau hadapi konsekuensi yang berat,” ujarnya.Following a complex development process, the Israel MOD's DDR&D and Rafael Advanced Defense Systems delivered the first Iron Beam laser system to the IDF at an official ceremony held today at Rafael's headquarters in northern Israel.Read More: https://t.co/2ljeE2CnAj pic.twitter.com/iDKHv8FVFBPenyerahan Iron Beam menandai tonggak besar dalam proyek yang telah dikembangkan selama lebih dari satu dekade.Ketua Rafael, Yuval Steinitz, menyebut Israel kini berada di posisi terdepan dalam pemanfaatan teknologi laser untuk pertahanan.“Israel telah menjadi negara pertama di dunia yang mengoperasikan sistem laser untuk mencegat ancaman udara, termasuk roket dan misil,” kata Steinitz.Sistem laser ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan pencegatan Israel sekaligus memangkas biaya operasional, karena penggunaan laser dinilai lebih murah dibandingkan rudal pencegat konvensional.Baca juga: Iran Serang Israel, Rudal Hipersonik Fattah-1 Tembus Pertahanan Iron DomeIron Beam akan melengkapi sistem pertahanan udara Israel yang sudah ada, seperti Iron Dome yang terkenal untuk perlindungan jarak pendek terhadap roket dan misil.Selain itu, Israel juga mengandalkan sistem David’s Sling serta beberapa generasi rudal Arrow, yang merupakan teknologi gabungan Israel–Amerika Serikat untuk menghadapi ancaman misil balistik.Kementerian Pertahanan Israel sebelumnya mengumumkan pada awal Desember bahwa sistem laser tersebut telah rampung dan akan dikerahkan sebelum akhir bulan.Pengerahan Iron Beam dilakukan setelah pengalaman konflik terbaru. Dalam perang selama 12 hari yang dilancarkan Israel terhadap Iran pada Juni lalu, sistem pertahanan misil Israel tidak berhasil mencegat seluruh proyektil yang ditembakkan Teheran ke wilayah Israel.Israel kemudian mengakui bahwa lebih dari 50 misil berhasil menghantam wilayahnya selama konflik tersebut, yang mengakibatkan 28 orang tewas. Kondisi itu menjadi salah satu latar belakang percepatan pengerahan sistem pertahanan baru berbasis laser ini.Baca juga: Setelah Punya Iron Dome, Israel Bangun Cyber Dome, Bagaimana Cara Kerjanya?


(prf/ega)