33 Distrik di Jayawijaya Rawan Banjir dan Longsor, Warga Diimbau Waspada

2026-01-10 09:24:03
33 Distrik di Jayawijaya Rawan Banjir dan Longsor, Warga Diimbau Waspada
WAMENA, - Sebanyak 33 distrik yang ada di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, rawan banjir dan longsor. Berdasarkan data yang dihimpun Kompas.com, ada 26 distrik rawan banjir dan 7 distrik rawan longsor. Oleh karena itu, warga diimbau untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi. Hal ini diungkapkan Kapolres Jayawijaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Anak Agung Made Satriya Bimantara dalam Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeoologi yang berlangsung di Wamena, Papua Pegunungan, Kamis .Baca juga: Kalteng Waspada Banjir, Beberapa Daerah Tetapkan Status SiagaApel siaga bencana alam ini dihadiri oleh Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Arh Reza Mammoribo, personel gabungan TNI dan Polri, Basarnas, BPBD, Satpol PP, Damkar, Dinas Kesehatan, Dinas Kehutanan dan unsur relawan seperti Orari dan Senkom yang ada di Kabupaten Jayawijaya.Bimantara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Polda Papua untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi bencana.Baca juga: Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, Kalteng Waspada Banjir RobIa menegaskan bahwa apel ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata komitmen aparat negara dalam melindungi masyarakat.“Kita harus memastikan kesiapan sumber daya manusia, peralatan, serta mekanisme koordinasi antarinstansi agar mampu merespons cepat bila terjadi bencana,” ujarnya.Berdasarkan data BPBD Kabupaten Jayawijaya, terdapat 26 distrik rawan banjir dan 7 distrik rawan longsor yang memerlukan perhatian khusus.Kapolres Bimantara mengingatkan pentingnya sinergi dalam seluruh tahapan penanggulangan bencana, mulai dari pra-bencana (mitigasi dan kesiapsiagaan), saat bencana (tanggap darurat), hingga pasca-bencana (rehabilitasi dan rekonstruksi).“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem,” ujarnya.Kapolres Bimantara menekankan pentingnya komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antar-seluruh pihak demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jayawijaya.


(prf/ega)