216 Desa di Aceh Tamiang Masih Berlumpur, Bupati Minta Tambahan Alat Berat ke Pemerintah Pusat

2026-01-11 15:37:56
216 Desa di Aceh Tamiang Masih Berlumpur, Bupati Minta Tambahan Alat Berat ke Pemerintah Pusat
BANDA ACEH, – Bupati Aceh Tamiang Irjen Polisi (Purn) Armia Pahmi meminta pemerintah pusat menambah bantuan alat berat untuk mempercepat pemulihan pascabanjir di wilayahnya.Permintaan tersebut disampaikan Armia dalam rapat Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Selasa .Menurut Armia, hingga kini sebanyak 216 desa terdampak banjir masih dipenuhi lumpur sehingga menghambat aktivitas dan pemulihan ekonomi masyarakat.“Jika kita bersihkan seluruh lumpur ini dalam sebulan ke depan, agar aman kehidupan masyarakat, perekonomian maupun aktivitas masyarakat mulai pulih,” ujar Armia.Baca juga: Listrik di 70 Desa Aceh Tengah Masih Padam, Masyarakat Menyeberang Sungai Pakai SlingSelain alat berat, Armia juga meminta pemerintah pusat memberikan bantuan bahan pangan bagi warga terdampak banjir selama enam bulan.Bantuan tersebut diharapkan dapat diberikan terhitung sejak banjir melanda Aceh Tamiang pada 26 November 2025.“Kami harap mendapatkan bantuan sembako enam bulan, mulai beras, telur, minyak goreng dan telur. Jumlah masyarakat kami 313.245 jiwa,” terangnya.Baca juga: Aceh Tamiang Usai Banjir: 4.839 Rumah Hilang, Beberapa Desa Betul-betul RaibDalam rapat tersebut, Armia juga menyampaikan kebutuhan pembangunan empat jembatan yang putus akibat banjir, yakni di Balai Karang, Pemarang Durian, Lubuk Sidup, dan Pangkalan.Tak hanya itu, sektor pertanian juga terdampak cukup parah. Armia menyebut ribuan hektare lahan pertanian warga tertimbun lumpur.“Sawah petani ada 8.000 hektare lebih sawah tertimbun lumpur,” pungkasnya.


(prf/ega)