Korban Luka akibat Longsor di Jateng Dapat Rp 5 Juta, Ahli Waris Rp 15 Juta

2026-01-10 09:26:44
Korban Luka akibat Longsor di Jateng Dapat Rp 5 Juta, Ahli Waris Rp 15 Juta
SEMARANG, - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut akan mengalokasikan bantuan bagi korban longsor di Banjarnegara dan Cilacap, Jawa Tengah.Dia merinci keluarga korban yang meninggal akan memperoleh bantuan senilai Rp 15 juta dan korban luka-luka mendapat bantuan sejumlah Rp 5 juta di kedua daerah terdampak.“Jadi kalau ahli waris kita sudah ada indeksnya ya Rp 15.000.000 kalau wafat, kalau luka-luka Rp 5.000.000,” tutur Saiful usai rapat koordinasi pengelolaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kompleks Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Selasa .Baca juga: Pencarian Korban Longsor Banjarnegara Resmi Ditutup, 11 Orang Belum DitemukanNamun, di luar bantuan kepada korban tersebut, dia memastikan korban terdampak juga mendapat bantuan khususnya untuk keperluan pengungsian dan logistik.“Juga kita berikan bansos adaptif kepada yang terdampak. Jadi tidak hanya yang wafat atau yang meninggal atau yang luka tapi juga kepada yang terdampak. Kita beri bantuan di atas Rp 1 miliar lah di dua daerah itu untuk Kemensos tugasnya di shelter dan logistic,” bebernya.ANTARA FOTO/Idhad Zakaria Foto udara area terdampak bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Majenang, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu . Operasi pencarian korban bencana tanah longsor diperpanjang hingga tiga hari kedepan untuk mencari tiga korban hilang dengan upaya menyisir area longsor seluas 12 hektar yang didominasi oleh material tanah merah, lumpur dan kayu dengan ketebalan mencapai 10 meter. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/YUSementara untuk relokasi tempat tinggal warga terdampak, dia menyebut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menangani hal tersebut.“Nanti kalau relokasi yang memimpin BNPB,” lanjutnya.Sebelumnya, Tim SAR Gabungan resmi menghentikan operasi pencarian korban tanah longsor di dua dusun di Cibuyut, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.Setelah 10 hari pencarian, sebanyak 21 orang ditemukan meninggal dan dua hilang tak ditemukan.Baca juga: Pencarian Korban Longsor Cilacap Ditutup, 21 Meninggal dan Dua Korban Belum DitemukanBencana longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, juga ditutup usai 10 hari pencarian.Total korban longsor Banjarnegara yang meninggal tercatat 17 orang, termasuk dua potongan tubuh.Di sisi lain, BNPB juga mengonfirmasi masih terdapat 11 warga yang belum ditemukan meskipun seluruh teknik pencarian telah diupayakan selama operasi SAR.


(prf/ega)