Kondisi Kerja Memburuk, Pekerja Museum Louvre Bakal Lakukan Mogok Kerja

2026-01-11 04:09:04
Kondisi Kerja Memburuk, Pekerja Museum Louvre Bakal Lakukan Mogok Kerja
- Para pekerja Museum Louvre, Paris, Perancis bakal lakukan mogok kerja usai situasi yang memburuk, kenaikan tiket, serta tingkat keamanan yang rentan.Aksi mogok kerja itu akan dimulai pada Senin setelah serikat pekerja mengirim surat kepada Menteri Kebudayaan Perancis, Rachida Dati.Dalam surat itu, dikutip dari Independent, mereka menggambarkan museum tersebut berada dalam masa krisis akibat minimnya sumber daya dan memburuknya kondisi kerja.Serikat pekerja juga menyoroti pencurian terang-terangan terhadap Permata Mahkota Prancis pada 19 Oktober 2025 sebagai gambaran nyata kegagalan keamanan.Baca juga: Museum Louvre Bermasalah Lagi, Atap Bocor Rusak 400 Karya IlmiahAksi mogok ini dilakukan setelah sekitar 400 buku di departemen barang antik Mesir, rusak menyusul kebocoran pipa air bulan lalu.Padalah, departemen tersebut telah meminta pendanaan dari wakil administrator museum, Francis Steinbock selama bertahun-tahun untuk melindungi buku-buku itu.Steinbock mengatakan, kebocoran pipa air memengaruhi salah satu dari tiga ruangan di perpustakaan departemen barang antik Mesir.Menurutnya, museum telah mengidentifikasi antara 300 dan 400 karya yang rusak berasal dari abad ke-19 dan awal abad ke-20."Itu semua jurnal-jurnal Egyptology dan dokumentasi ilmiah yang digunakan para peneliti," ujarnya, dikutip dari AFP.Meski demikian, buku-buku itu bukan merupakan artefak unik.Baca juga: Tersangka Perampokan Louvre Tambah 4, Barang Curian Rp 1,7 T Belum KetemuUntuk diketahui, Museum Louver menjadi sasaran perampokan pada Oktober 2025. Geng perampok membawa kabur barang curian senilai sekitar 102 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,7 triliun. Direktur museum kemudian mengakui adanya kegagalan keamanan yang mengerikan.Pasalnya, para pencuri hanya membutuhkan waktu kurang dari delapan menit untuk memaksa masuk ke dalam museum dan keluar.Mereka menggunakan lift barang untuk mencapai salah satu jendela gedung, memanfaatkan penggiling sudut untuk memotong etalase perhiasan, dan sepeda motor untuk melarikan diri.Hingga kini, barang-barang curian tersebut belum ditemukan. Barang-barang tersebut antara lain kalung berlian dan zamrud pemberian Napoleon kepada Permaisuri Marie-Louise, perhiasan yang dikaitkan dengan dua ratu abad ke-19, Marie-Amelie dan Hortense, serta mutiara dan berlian milik Permaisuri Eugenie.


(prf/ega)