JEMBER, - Banjir luapan sungai telah surut, tapi Supakmi (70) masih juga waspada air datang kembali.Warga Dusun Krajan RT 7 RW 2 Desa Nogosari Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember itu masih termenung melihat halaman rumahnya hingga Selasa sore.Supakmi masih teringat betul saat Senin malam sekira pukul 22.00 WIB air Sungai Bedadung mulai menggenang di halaman rumahnya dan para terangga.Perempuan 70 tahun itu awalnya bingung ketika banyak orang wara wiri dengan motor di depan rumahnya.Baca juga: Dampak Banjir dan Longsor di Jember, 3 Jembatan Rusak, 19 Desa dan 1.217 KK Terdampak"Dateng aengnga (datang airnya)," ucapnya menirukan pekikan orang-orang semalam.Ia dan keluarganya lantas menyadari bahwa orang-orang tersebut sibuk melihat debit air Sungai Bedadung di beberapa titik yang berjarak tak jauh dari rumahnya."Padahal gak ada hujan 2 hari ini," katanya lagi menambah kebingungan.Rupanya, kemarin di dusun tersebut cuaca begitu cerah, membuat banyak orang kaget ketika debit air sungai meninggi dan menjadi sangat deras.Sementara, laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, naiknya debit air sejumlah sungai hingga meluap ke permukiman disebabkan guyuran hujan sejak siang hingga petang./Mega Silvia Warga di Desa Nogosari Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember tengah membereskan rumah usai banjir luapan sungai melanda, Selasa .Desa Nogosari adalah wilayah yang dilaporkan dengan dampak terbesar. Tercatat ada 429 kepala keluarga (KK) terdampak.Solehati (41), warga setempat pun mengatakan hal demikian, bahwa tak ada hujan mengguyur hari itu.Ia mengaku sempat ikut melihat kondisi air sungai hingga memutuskan untuk pulang dan menaikkan barang-barang dapur ke atas.Bersama adiknya, ia pun bergegas menutup sumur air menggunakan plastik yang diikat erat. Berharap ketika air sungai benar-benar meluap tak akan merembes masuk.Baca juga: Tinjau Dampak Banjir Jember, Bupati Fawait Kaget Ada Perumahan Berdiri di Bantaran SungaiAir pun meluap memenuhi halaman rumahnya."Pokok sumur langsung tutup, air kali deres. Tapi barang lainnya masih saya biarkan semoga gak tambah tinggi," ungkapnya menceritakan kegentingan malam tadi.
(prf/ega)
Cerita Warga di Jember yang Bingung Banjir Datang padahal Tak Ada Hujan, Kini Masih Waspada
2026-01-10 10:09:46
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-10 08:49
| 2026-01-10 08:04
| 2026-01-10 07:58
| 2026-01-10 07:51










































