18 Cara Menyimpan Bahan Makanan di Kulkas agar Tidak Cepat Busuk

2026-01-11 04:09:34
18 Cara Menyimpan Bahan Makanan di Kulkas agar Tidak Cepat Busuk
– Menyimpan bahan makanan bukan sekadar urusan kulkas penuh atau tidak. Kesalahan kecil dalam cara penyimpanan dapat mempercepat pembusukan, mengubah rasa, hingga menurunkan nilai gizi bahan makanan.Padahal, dengan metode yang tepat, bahan pangan bisa bertahan lebih lama dan tetap layak konsumsi.Dikutip dari Insider dan beberapa sumber, berikut panduan lengkap menyimpan bahan makanan agar tetap segar lebih lama.Baca juga: Resep Bakso Ikan Kenyal Tanpa Pengawet, Pakai Putih Telur Awet di KulkasCabai segar idealnya disimpan dalam kondisi kering di wadah berlubang atau kantong berbahan kertas yang diletakkan di laci sayur kulkas untuk menjaga sirkulasi udara dan mencegah lembap berlebih yang bisa memicu busuk.Sementara itu, bawang merah dan bawang putih tidak dianjurkan disimpan di kulkas dalam kondisi utuh, karena suhu dingin dapat memicu perubahan tekstur dan rasa. Sehingga, bawang sebaiknya disimpan di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik.Namun, jika bawang sudah dikupas atau dipotong, simpan dalam wadah kedap udara dan letakkan di kulkas agar aman dikonsumsi hingga beberapa hari.Air lemon dikenal mampu memperlambat proses oksidasi pada buah, khususnya alpukat.Mengoleskan sedikit air lemon pada permukaan alpukat yang telah dipotong dapat mencegah dagingnya berubah cokelat.Jika hanya menggunakan setengah buah alpukat, sebaiknya biarkan bijinya tetap menempel. Biji tersebut membantu melindungi bagian tengah alpukat dari paparan udara sehingga kesegarannya lebih terjaga lebih lama.Baca juga: 11 Kuliner Pasar Ngasem Yogyakarta, Makanan Berat hingga Jajanan Manis!Alpukat yang belum matang tidak disarankan langsung dimasukkan ke dalam kulkas. Melansir Still Tasty, suhu dingin justru dapat menghambat proses pematangan alami alpukat.Simpan alpukat mentah di suhu ruang hingga matang sempurna. Setelah matang, barulah alpukat dapat dipindahkan ke kulkas untuk memperpanjang masa simpannya dan mencegah pembusukan terlalu cepat.SHUTTERSTOCK/THE IMAGE PARTY Makan sayur pakcoy bisa memberikan sejumlah manfaat kesehatan, seperti mencegah kanker, mendukung kesehatan tulang, dan menjaga kehamilan sehat.Mencuci buah dan sayur sebelum disimpan sering dianggap praktis, padahal justru bisa mempercepat pembusukan. Healthline menyebutkan bahwa kelembapan berlebih memicu pertumbuhan jamur dan bakteri.Air yang tertinggal pada permukaan buah dan sayur akan mempercepat proses pelunakan dan pembusukan. Oleh karena itu, sebaiknya cuci bahan makanan hanya saat akan dikonsumsi atau dimasak.Tidak semua buah dan sayur bisa disimpan bersamaan. Beberapa jenis buah seperti apel, pisang, dan alpukat menghasilkan gas etilen yang mempercepat proses pematangan.Gas ini dapat membuat sayuran di sekitarnya lebih cepat layu atau busuk. Untuk menghindarinya, simpan buah penghasil etilen secara terpisah dari sayuran seperti brokoli, wortel, dan kentang.Baca juga: Resep Rendang Ayam Padang Tanpa Kelapa Parut, Apa Saja Bumbunya?Seledri cenderung cepat layu jika disimpan tanpa perlindungan. Melansir The Kitchn, membungkus batang seledri dengan aluminium foil sebelum dimasukkan ke laci kulkas.Hindari mencuci dan memotong seledri sebelum disimpan. Pastikan bungkusannya rapat agar udara tidak masuk, sehingga teksturnya tetap renyah lebih lama.Pexels/Rauf Allahverdiyev Manfaat mengonsumsi sayur berwarna merah.Tomat memiliki kebutuhan penyimpanan yang berbeda tergantung tingkat kematangannya. Tomat mentah berwarna hijau sebaiknya disimpan di kantung kertas pada suhu ruang dengan posisi batang menghadap ke bawah.Tomat matang sebaiknya tetap di suhu ruang dan dijauhkan dari sinar matahari langsung. Jika tomat sudah terlalu matang, simpan di kulkas untuk memperlambat pembusukan, lalu keluarkan beberapa menit sebelum digunakan agar rasanya kembali optimal.Buah beri seperti stroberi, blueberry, dan raspberry sangat rentan terhadap kelembapan. Mencucinya sebelum disimpan justru meningkatkan risiko berjamur.Buah beri sebaiknya disimpan dalam wadah berventilasi di kulkas dan baru dicuci sesaat sebelum dikonsumsi agar teksturnya tetap segar. Ilustrasi keju cheddar. Konsumsi keju cheddar dapat menjadi salah satu cara menurunkan kolesterol tinggi.Keju membutuhkan sirkulasi udara agar tidak lembap. Pemilik Fromagination Cheese Shop, Ken Monteleone, menyarankan membungkus keju dengan kertas khusus keju, kertas lilin, atau kertas perkamen.Setelah itu, masukkan ke dalam kantung plastik yang tidak ditutup rapat. Metode ini membantu menjaga kelembapan seimbang tanpa membuat keju berjamur atau mengering.Baca juga: Resep Donat Labu Kuning 1 Telur, Empuk dan Lembut Walau Sudah DinginBanyak orang menyimpan susu dan krimer di pintu kulkas karena mudah dijangkau. Padahal, bagian pintu memiliki suhu yang paling tidak stabil.Bagian tengah atau belakang kulkas memiliki suhu lebih konsisten sehingga produk susu tidak cepat rusak dan tetap segar lebih lama.PIXABAY/HANS Ilustrasi telur ayam. Sama seperti susu, telur juga sebaiknya tidak disimpan di pintu kulkas. Fluktuasi suhu dapat memengaruhi kualitas telur.Simpan telur di rak bagian dalam kulkas agar suhunya stabil dan kesegarannya tetap terjaga hingga masa simpan maksimal.Jika daging tidak akan dimasak dalam beberapa hari, freezer menjadi pilihan terbaik. Menurut USDA, pembekuan tidak mengurangi nilai gizi daging secara signifikan.Daging unggas mentah dapat disimpan hingga sembilan bulan, sementara unggas utuh hingga satu tahun. Daging merah memiliki masa simpan berbeda tergantung jenis potongannya.Baca juga: Sate Padang Masuk 100 Besar Hidangan Daging Sapi Terenak di Dunia, Ini Peringkatnya!Biji kopi sangat mudah menyerap bau dan kelembapan. National Coffee Association menyebut menyimpan kopi di freezer justru dapat merusak rasa.Simpan kopi dalam wadah kedap udara di tempat kering dan gelap, seperti pantry, untuk menjaga aroma dan kualitas rasanya.Daun hijau seperti selada dan kale akan lebih awet jika dibungkus handuk kertas yang sedikit lembap. Handuk ini membantu menyerap kelembapan berlebih.Setelah dibungkus, masukkan daun hijau ke dalam kantung plastik besar yang ditutup longgar agar sirkulasi udara tetap terjaga.Jahe termasuk bahan dapur yang tahan lama jika disimpan dengan benar. The Kitchn menyarankan menyimpan jahe dalam kantung plastik tertutup rapat.Keluarkan udara dari kantung plastik sebelum menyimpannya di laci sayur kulkas agar jahe tetap segar dan tidak cepat mengering.UNSPLASH/CHARLES CHEN Ilustrasi roti tawar.Menyimpan roti di kulkas justru mempercepat proses pengerasan. Epicurious menyebut suhu dingin membuat pati pada roti mengkristal lebih cepat.Jika tidak langsung dikonsumsi, roti lebih baik disimpan di suhu ruang atau dibekukan hingga tiga bulan agar tekstur dan rasanya tetap terjaga.Baca juga: Resep Puding Roti Gula Palem, Manisnya Wangi AlamiNanas utuh sebaiknya disimpan di suhu ruang hingga matang sempurna. Menyimpannya di kulkas terlalu dini bisa menghambat proses pematangan.Namun setelah dipotong, nanas wajib disimpan di kulkas agar tidak cepat berubah warna dan teksturnya tetap segar.Menurut Food Network, jamur sebaiknya dikeluarkan dari kemasan plastiknya. Jamur perlu “bernapas” agar tidak berlendir.Setelah dibersihkan dan dikeringkan, bungkus jamur dengan handuk kertas lalu simpan dalam kantung kertas di kulkas untuk kesegaran maksimal.


(prf/ega)