Sayap Bangkai Pesawat Timpa Permukiman Warga di Kemang Bogor Imbas Puting Beliung, Total 55 Rumah Rusak

2026-01-11 03:58:54
Sayap Bangkai Pesawat Timpa Permukiman Warga di Kemang Bogor Imbas Puting Beliung, Total 55 Rumah Rusak
BOGOR, – Terjangan angin puting beliung di wilayah Kemang, Kabupaten Bogor, Senin , mengakibatkan sayap bangkai pesawat beterbangan dan menimpa permukiman warga. Peristiwa ini menyebabkan puluhan rumah rusak di dua desa.Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 55 rumah warga terdampak angin puting beliung tersebut.Kerusakan terjadi di Desa Pondok Udik dan Desa Jampang.“Total ada 55 rumah warga di Kemang yang terdampak angin kencang,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M. Adam Hamdani, Selasa .Baca juga: Warga di Bogor Kaget Ada Sayap Bangkai Pesawat Nyangkut di Rumahnya, Terbawa Puting BeliungDi Desa Pondok Udik, sebanyak 43 rumah warga mengalami kerusakan dengan kategori rusak ringan hingga rusak sedang.Dari jumlah tersebut, lima rumah rusak akibat tertimpa bagian sayap bangkai pesawat yang terbawa angin kencang.“Material pesawat yang sudah tidak terpakai berasal dari bengkel pesawat milik pribadi,” ungkap Adam.Selain rumah warga, angin kencang juga merusak sebuah pabrik tempe. Bagian atap pabrik tersebut dilaporkan hancur akibat terjangan puting beliung.BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Namun, empat kepala keluarga dengan total 14 jiwa terpaksa mengungsi akibat kondisi rumah yang rusak.Sebagian rumah yang mengalami kerusakan ringan telah diperbaiki. Sementara itu, sayap bangkai pesawat yang menimpa rumah warga hingga kini belum dievakuasi.“Menurut keterangan Kepala Desa akan dievakuasi oleh pemilik bengkel pesawat,” tambah Adam.Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang Desa Gebang Pati, 57 Rumah RusakPuting beliung juga berdampak pada Desa Jampang. Di desa ini, sebanyak 12 rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap.“Kerusakan hanya pada bagian atap dan diperkirakan hanya kurang lebih 4 lembar asbes dan 50 buah genteng. Rumah masih bisa ditempati dan beberapa rumah sudah diperbaiki,” pungkasnya. 


(prf/ega)