Amankan Belasan Senjata Tajam, Polisi Cegah Tawuran di Indramayu

2026-01-11 22:50:12
Amankan Belasan Senjata Tajam, Polisi Cegah Tawuran di Indramayu
INDRAMAYU, - Puluhan remaja yang diduga hendak melakukan tawuran di Jembatan Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kocar-kacir saat dihampiri oleh polisi pada Kamis dini hari.Dalam upaya pencegahan tersebut, polisi berhasil mengamankan sebelas bilah senjata tajam (sajam) dan satu botol kaca berisi bensin yang diduga akan digunakan sebagai bom molotov.Kapolsek Kandanghaur, AKP Surahmat, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 02.30 WIB, saat timnya melakukan patroli rutin.Baca juga: Usai Bentrok Berdarah, 2 Kubu Calon Kades di Indramayu Berdamai Polisi menerima laporan dari warga mengenai sekelompok remaja yang berkumpul sambil membawa senjata tajam menuju Jembatan Eretan.“Tim piket siaga reskrim dan unit patroli langsung bergerak melakukan pengecekan,” ungkap AKP Surahmat di Mapolres Indramayu.Saat melintas di pinggir Jalur Pantura Desa Eretan Wetan, petugas berpapasan dengan kelompok remaja tersebut.Upaya penangkapan pun segera dilakukan, namun para remaja itu berhamburan melarikan diri ke arah pemukiman warga sambil membuang senjata tajam yang mereka bawa.“Total ada sekitar 25 remaja saat itu, tapi kami berhasil mengamankan barang bukti berupa celurit, corbek, total ada 6 bilah sajam dan botol kaca berisi bensin yang diduga akan digunakan untuk tawuran,” tambahnya.Polisi tidak berhenti di situ dan melanjutkan penyisiran hingga ke wilayah Desa Eretan Kulon.Di lokasi tersebut, mereka kembali menemukan sekitar 10 remaja yang sedang berkumpul.Namun, begitu mengetahui kedatangan polisi, mereka juga langsung melarikan diri.“Sama seperti sebelumnya, kami juga menemukan lima senjata tajam di lokasi kedua, berupa celurit, parang, dan corbek,” lanjut Surahmat.Ia menyampaikan bahwa seluruh barang bukti kini telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.Di sisi lain, Surahmat memastikan bahwa tawuran tersebut berhasil digagalkan berkat respons cepat warga yang segera melapor ke polisi.“Syukur tawuran berhasil dicegah. Kami akan terus berkoordinasi dengan orang tua dan perangkat desa untuk meningkatkan pengawasan, termasuk menghidupkan kembali siskamling,” ujarnya.Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, mengimbau masyarakat agar tidak ragu untuk melapor kepada polisi jika menemukan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).“Apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU via WhatsApp 081999700110 atau call center 110,” tutup Tarno.


(prf/ega)