PBNU Bakal Gelar Rapat Gabungan Pekan Ini, Bahas Jadwal Muktamar 2026

2026-01-11 03:34:22
PBNU Bakal Gelar Rapat Gabungan Pekan Ini, Bahas Jadwal Muktamar 2026
JAKARTA, - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menggelar rapat gabungan antara Syuriah dan Tanfidziyah, Sabtu .Salah satu agenda dalam rapat tersebut adalah membahas penetapan jadwal Muktamar PBNU 2026.Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU Zulfa Mustofa mengatakan, rapat gabungan diperlukan sebagai langkah awal untuk menormalisasi dinamika organisasi setelah polemik internal yang sempat terjadi beberapa pekan terakhir.“Langkah awal secepatnya dalam rangka normalisasi organisasi pasti akan ada komunikasi-komunikasi intensif kepada seluruh pihak yang kemarin itu,” ujar Zulfa usai rapat pleno PBNU di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa .Baca juga: Profil KH Zulfa Mustofa, Keponakan Maruf Amin yang Jadi Pj Ketum PBNUZulfa menambahkan, perbedaan pandangan yang muncul baik dari kalangan kiai kultural maupun struktural perlu segera disinergikan. Untuk itu, rapat gabungan akan menjadi ruang konsolidasi awal.“Kita tahu ada sedikit perbedaan, baik itu kiai-kiai kultural termasuk struktural. Itu langkah awal yang paling awal juga, termasuk kami akan rapat secepatnya. Insyaallah akan diadakan pada hari Sabtu nanti. Di hari Sabtu akan ada rapat gabungan Syuriah–Tanfidziyah,” kata Zulfa.Dalam kesempatan yang sama, Rais Syuriah PBNU M Nuh menegaskan dalam rapat gabungan pada Sabtu nanti akan ada sesi khusus membahas jadwal Muktamar PBNU 2026 mendatang.“Untuk Muktamar tanggal berapa? Masih belum. Kita akan bahas di hari Sabtu besok. Hari Sabtu besok kita akan bahas di rapat gabungan,” ujar Nuh.Baca juga: Konflik PBNU: Gus Yahya Diberhentikan, Zulfa Mustofa Jadi Pj KetumNamun, Muktamar PBNU 2026 diharapkan digelar tidak sampai akhir tahun. Sebab, Rais Aam PBNU telah berpesan agar agenda muktamar diupayakan sesuai dengan siklus awal jadwal pelaksanaan.“Muktamar yang insya Allah akan dilaksanakan di 2026. Mudah-mudahan tidak sampai akhir tahun. Karena Rais Aam juga pernah menggariskan bahwa muktamar yang ada di Lampung tahun lalu itu sebenarnya sudah mundur satu tahun karena Covid-19,” ungkap Nuh.“Jadi muktamar sekarang bukan dipercepat, tetapi dikembalikan pada siklus semula. Mudah-mudahan sebelum atau setelah Hari Raya Haji sudah bisa kita lakukan,” sambungnya.Diberitakan sebelumnya, rapat pleno PBNU pada Selasa di Hotel Sultan resmi menetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU.Baca juga: Jadi Pj Ketum PBNU, Zulfa Mustofa Minta Restu Ma’ruf Amin Dalam struktur sebelumnya, keponakan Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin itu menjabat Wakil Ketua Umum Tanfidziyah PBNU.“Penetapan Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU masa bakti sisa sekarang ini yang mulia Bapak KH Zulfa Mustofa,” ujar M Nuh selaku pimpinan rapat pleno.Dia menegaskan bahwa Zulfa akan memimpin PBNU hingga Muktamar 2026.


(prf/ega)