LHOKSEUMAWE, – A, tersangka kasus pembunuhan Muhammad Nasir, pedagang bakso di Desa Alue Liem, Kota Lhokseumawe, akhirnya angkat bicara. Saat dibawa polisi usai konferensi pers menuju tahanan, Senin sekitar pukul 23.30 WIB, A mengaku disuruh menembak korban.Sambil menangis dan diapit dua petugas provos, A meminta wartawan membantu mengungkap pihak lain yang terlibat.“Tolong dibahas pak, semua pelakunya, dan semua yang menyuruh saya pak. Tolong bantu saya pak, bantu saya pihak-pihak wartawan. Saya tidak niat menembak almarhum,” ujar A di Polres Lhokseumawe, Kamis .Namun ketika kembali ditanya siapa yang menyuruhnya, A tak bisa bicara dan hanya menunduk sambil menahan tangis.Baca juga: Utang Piutang Rp 90 Juta Jadi Motif Penembakan Tukang Bakso hingga Tewas di LhokseumawePelaku A merupakan warga Desa Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Ia ditangkap di Kabupaten Bireuen, Kamis , atas dugaan terlibat dalam penembakan terhadap Muhammad Nasir di Desa Alue Liem, Lhokseumawe.Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan menyebutkan, ada tersangka lain dalam kasus ini yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).“Pelaku mendapatkan senjata api dari pria berinisial R. Kita sudah kantongi identitasnya dan sedang melakukan pencarian terhadap pelaku,” ujar Ahzan.Ia menambahkan, pencarian juga diperluas ke Sumatera Utara karena pelaku A berencana kabur ke Singapura.“Jadi pencarian kita bukan hanya di Aceh, juga ke Sumatera Utara dan luar negeri,” katanya.Ahzan mengapresiasi kinerja timnya yang berhasil mengungkap kasus tersebut dalam waktu tiga hari setelah kejadian.Diberitakan sebelumnya, pedagang bakso Muhammad Nasir ditembak tak jauh dari rumahnya di Desa Alue Liem, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, pada Senin .
(prf/ega)
Sambil Menangis, Tersangka Penembak Pedagang Bakso di Lhokseumawe Akui Disuruh Seseorang
2026-01-11 03:54:34
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:57
| 2026-01-11 03:32
| 2026-01-11 02:55
| 2026-01-11 02:28










































