- Pengacara olahraga Nik Erman Nik Roseli menyebut tujuh pemain naturalisasi bodong Malaysia kemungkinan besar tidak akan pernah membela timnas Harimau Malaya lagi, meski masa skorsing mereka berakhir.Ketujuh pemain itu adalah Hector Hevel, Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Jon Irazabal, Joao Figueiredo, dan Imanol Machuca.Mereka dilarang bermain selama 12 bulan oleh FIFA karena dianggap tidak memenuhi syarat kelayakan.Nik Erman menjelaskan bahwa meskipun para pemain tersebut sudah menjalani sanksi FIFA, ketujuh pemain tersebut belum tentu bisa bela Timnas Malaysia lagi.Status kewarganegaraan Malaysia juga disebut tidak otomatis membuat mereka bisa memperkuat tim nasional. Sebab, menurut Nik Erman, mereka tak memenuhi aturan kelayakan FIFA."Untuk bermain dengan Malaysia, seorang pemain harus telah tinggal di negara tersebut selama lima tahun. Berdasarkan Pasal 6(5) Statuta FIFA, ini berarti tinggal di Malaysia setidaknya selama 183 hari setahun untuk masing-masing dari lima tahun tersebut," kata Nik Erman, dilansir dari New Strait Times, Senin .Ia menegaskan, satu-satunya cara agar mereka bisa kembali memperkuat Malaysia adalah dengan menjalani proses seperti pemain naturalisasi pada umumnya, yakni menetap dan bermain di Malaysia selama lima tahun penuh.Baca juga: Pemain Ilegal Malaysia Buka Opsi Gugat FAM Imbas Sanksi FIFAFAM MALAYSIA Timnas Malaysia mencatatkan kemenangan telak 4-0 atas Vietnam pada laga kedua Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Rabu malamMeski ada peluang banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), masa depan tujuh pemain itu tetap suram.Selain aturan FIFA, faktor usia juga menjadi hambatan besar. Ketika larangan bermain mereka berakhir, Holgado akan berusia 36 tahun, Garces 32 tahun, Machuca 31 tahun.Baca juga: Pelatih Minta Timnas Malaysia Abaikan “Bunyi Bising” di Kualifikasi Piala Asia 2027Lalu, Palmero akan berusia 29 tahun, Irazabal 34 tahun, Figueiredo 35 tahun, dan Hevel 35 tahun.Dari seluruh nama, hanya Irazabal, Figueiredo, dan Hevel yang masih terikat kontrak dengan Johor Darul Ta’zim (JDT) musim ini.Namun, status klub besar tidak otomatis menjamin mereka akan dipertahankan setelah masa sanksi FIFA selesai.Agen FIFA Effendi Jagan Abdullah menilai hanya sedikit klub Liga Super Malaysia yang akan tertarik merekrut pemain-pemain tersebut, terutama karena usia dan faktor gaji."Sebagian besar klub Liga Super tidak akan merekrut mereka karena keterbatasan finansial. Tidak banyak tim kaya yang tersisa di liga ini," kata pria dengan pengalaman jadi agen pemain lebih dari dua dekade itu.
(prf/ega)
Pemain Naturalisasi Bodong Malaysia Terancam Tak Bisa Bela Timnas Lagi
2026-01-11 23:07:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 21:59
| 2026-01-11 21:26
| 2026-01-11 20:41










































