TEHERAN, – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa negaranya saat ini berada dalam kondisi perang penuh melawan Amerika Serikat, Israel, dan negara-negara Eropa.Pernyataan keras tersebut disampaikan Pezeshkian di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik setelah serangan militer terhadap fasilitas nuklir Iran dan kembalinya kebijakan sanksi keras Washington.Ia menilai tekanan yang dialami Iran bukan hanya bersifat militer, tetapi juga ekonomi, politik, hingga sosial.Baca juga: Khawatir Diserang Israel dan AS Lagi, Iran Disebut Gencar Latihan RudalMenurutnya, situasi ini jauh lebih kompleks dibanding konflik-konflik sebelumnya yang pernah dihadapi Teheran.Dalam wawancara dengan situs resmi Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Sabtu , Pezeshkian menyebut tekanan Barat sebagai bentuk perang menyeluruh.“Menurut saya, kita berada dalam perang sepenuhnya dengan Amerika, Israel, dan Eropa; mereka tidak ingin negara kami berdiri di atas kakinya sendiri,” ujar Pezeshkian.Ia menjelaskan bahwa tekanan tersebut dilakukan dari berbagai sisi, mulai dari ekonomi hingga keamanan dalam negeri.“Di sini, mereka mengepung kami dari segala aspek, membuat kami berada dalam kesulitan dan keterbatasan, menciptakan masalah—dari sisi penghidupan, budaya, politik, hingga keamanan—sementara pada saat yang sama menaikkan ekspektasi masyarakat,” katanya.“Di satu sisi, mereka memblokir penjualan, pertukaran, dan perdagangan kami; di sisi lain, ekspektasi di masyarakat meningkat. Karena itu, kita semua harus membantu dengan segenap kemampuan untuk memperbaiki negara ini,” imbuhnya.AFP/BRENDAN SMIALOWSKI Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) saat mengantarkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan) keluar dari Gedung Putih.Pernyataan Presiden Iran ini muncul menjelang kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Amerika Serikat untuk bertemu Presiden Donald Trump.Menurut laporan, pertemuan tersebut akan membahas kebijakan terhadap Iran, termasuk kemungkinan langkah militer lanjutan.Baik Gedung Putih maupun Kedutaan Besar Israel belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan Pezeshkian tersebut.Baca juga: Netanyahu Akan Briefing Trump soal Serangan Baru ke Iran, Ajak AS Gempur TeheranPentagon via New York Post Bom GBU-57 milik AS terlihat menghantam sasaran di situs nuklir Iran.Ketegangan terbaru tidak lepas dari konflik bersenjata antara Iran dan Israel yang berlangsung selama 12 hari pada Juni lalu.
(prf/ega)
Iran Klaim Berperang dengan Negara Barat dan Israel, Sebut Diserang dari Semua Sisi
2026-01-11 03:34:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:01
| 2026-01-11 03:47
| 2026-01-11 03:14
| 2026-01-11 02:22
| 2026-01-11 01:56










































