Biaya Pemulihan Daerah Pascabencana Sumatera Tembus Rp 51,82 Triliun, Aceh Paling Besar

2026-01-11 23:19:13
Biaya Pemulihan Daerah Pascabencana Sumatera Tembus Rp 51,82 Triliun, Aceh Paling Besar
- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membeberkan estimasi biaya pemulihan daerah pascabencana Sumatera. Nominalnya mencapai Rp 51,82 triliun.Anggaran tersebut diperuntukkan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar)."Kami laporkan secara nasional dari Kementerian PU (Pekerjaan Umum) dengan penjumlahan dari tiga provinsi estimasi yang diperlukan dana adalah Rp 51,82 triliun," ujar Kepala BNPB Suharyanto dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto dengan kementerian/lembaga di Lanud Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Minggu malam, dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden.Kendati demikian, kebutuhan anggaran ini bisa bertambah karena proses pendataan belum selesai sepenuhnya.Baca juga: Butuh 300 Dokter, Menkes Minta TNI-Polri Terjunkan Dokter ke Lokasi Pengungsi SumateraSuharyanto merincikan, di Provinsi Aceh, estimasi biaya pemulihan mencapai sekitar Rp 25,41 triliun.Di provinsi tersebut, terdapat 37.546 rumah yang mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan, sedang, hingga berat.Kerusakan juga terjadi pada berbagai fasilitas publik, seperti jembatan, jalan, tempat ibadah, sekolah, pondok pesantren, rumah sakit, dan puskesmas.Selain itu, sektor pertanian turut terdampak, meliputi lahan tanaman pangan, ternak, sawah, kebun, tambak, serta sejumlah kantor pemerintahan."Tadi dari Bapak Menteri PU, khusus untuk Aceh saja, pemulihan sampai dengan saat ini kondisi seperti semula membutuhkan anggaran Rp 25,41 triliun," ungkap Suharyanto.Baca juga: Menkes Minta Buka Akses Jalan ke RS Aceh, Prabowo Perintahkan Jemput Pasien Pakai HelikopterKemudian di Sumut, pemerintah memerlukan anggaran sekitar Rp 12,8 triliun untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi.Suharyanto menekankan bahwa angka tersebut masih bersifat dinamis dan kemungkinan berubah mengikuti perkembangan penanganan di lapangan."Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian PU untuk mengembalikan kondisi semula, ini rehabilitasi-rekonstruksi membutuhkan anggaran sekitar Rp 12,88 triliun," kata Suharyanto.Sementara itu, di Sumbar, kebutuhan dana untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana diperkirakan mencapai Rp 13,52 triliun.Baca juga: Listrik di Aceh Tamiang Kini Menyala Usai Gelap Total, Prabowo: Alhamdulillah"Kami laporkan untuk Sumatera Barat hasil penghitungan sementara dari Kemen PU untuk memulihkan ke sebelum terjadi bencana atau menjadi lebih baik, ini membutuhkan anggaran Rp 13,52 triliun," ujar Suharyanto.Sebagai informasi, per Minggu , sebanyak 921 orang dilaporkan meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.Di Sumatera Utara, korban meninggal sebanyak 329 orang dan hilang 82 orang. Kemudian di Sumatera Barat, yang meninggal dunia 226 orang dan yang hilang 213 orang. Terakhir untuk Aceh, itu 366 orang meninggal dunia, dan 97 orang masih dinyatakan hilang.Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Biaya Pemulihan di Sumatera Diperkirakan Rp 51,82 Triliun, Ini Rinciannya"


(prf/ega)