Purbaya Sebut Sisa Anggaran Bencana Rp 1,51 T, Minta Habiskan Tahun Ini

2026-01-10 10:07:56
Purbaya Sebut Sisa Anggaran Bencana Rp 1,51 T, Minta Habiskan Tahun Ini
JAKARTA, - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan ketersediaan dana penanggulangan bencana di wilayah Sumatera masih tersisa dan siap pakai Rp 1,51 triliun.Purbaya menyebut dana siap pakai (DSP) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) saat ini masih tersisa sekitar Rp 1,51 triliun, disiapkan untuk mendukung penanganan darurat serta pemulihan wilayah terdampak bencana di berbagai daerah."Sekarang masih ada tersisa siap pakai Rp 1,51 triliun," kata Purbaya dalam Rapat Koordinasi Pemulihan Bencana Sumatera, dikutip dari Laman YouTube TV Parlemen, Selasa .Baca juga: Menperin Surati Menkeu Purbaya, Usulkan Insentif Industri OtomotifDok Kodam I Bukit Barisan Pembangunan jembatan Bailey dilakukan di daerah terdampak bencana banjir dan tanah longsor, Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara pada Sabtu . Adapun Purbaya mendorong pihak terkait untuk segera melakukan pencairan dana untuk bencana Sumatera dapat dipercepat dan diselesaikan sebelum pergantian tahun, agar tidak hangus dan menjadi pengurang anggaran pada tahun berikutnya.Untuk pencairan tersebut Purbaya meminta dikoordinasikan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai satu pintu penyaluran. Menurutnya, mekanisme satu pintu ini penting untuk menjaga akuntabilitas dan memudahkan verifikasi penggunaan anggaran.“Saya tahunya (pencairan dana) satu pintu lewat BNPB, yang lain kita enggak ngerti. Takut kebanyakan jalur, kita enggak bisa verifikasi. Anggaran kami sudah siapkan, mungkin kalau banyak Satgas, kita perlu rapikan supaya masuk ke kami satu pintu sehingga bingungnya enggak di kita,” imbuhnya.Baca juga: Purbaya Didatangi MenPAN-RB, Sinyal Kenaikan Gaji PNS 2026 Makin Terlihat?Menkeu Purbaya mengungkapkan, BNPB telah mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 1,4 triliun pada 18 Desember 2025, termasuk Rp 650 miliar untuk penanganan bencana di Sumatera. Hingga saat ini, dana siap pakai yang masih tersedia mencapai Rp 1,51 triliun.Dok. PT Hutama Karya (Persero) Sebanyak tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya akan membangun 600 hunian sementara (huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.Lebih lanjut mantan bos LPS ini juga meminta kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU) untuk mengajukan anggaran bagi pembangunan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) di lokasi bencana.Termasuk menyelesaikan administrasi pembayaran pembangunan jembatan di daerah terdampak bencana.Sekadar informasi menurut Purbaya, pemerintah telah mempercepat penyaluran dana darurat bagi daerah terdampak bencana sebesar Rp 268 miliar untuk tiga provinsi dan 52 kabupaten/kota terdampak.Baca juga: Menpan RB Temui Purbaya, Usulan Gaji ASN Ikut DibahasDi mana skema tersebut mencakup alokasi Rp 4 miliar per kabupaten/kota dan Rp 20 miliar per provinsi dan telah disalurkan seluruhnya.Untuk jangka menengah Purbaya skema pendanaan jangka menengah untuk pemulihan daerah terdampak bencana melalui APBN 2026, dengan estimasi kebutuhan mencapai Rp 51 triliun hingga mendekati Rp 60 triliun. "Dana tersebut akan difokuskan untuk pembangunan kembali wilayah terdampak di Sumatera, termasuk Aceh, sesuai arahan Presiden," tandasnya


(prf/ega)