Usai Laka Maut, Polisi Perketat Jalur Kalijambe Purworejo yang Terlarang untuk Sumbu Tiga

2026-01-11 04:12:55
Usai Laka Maut, Polisi Perketat Jalur Kalijambe Purworejo yang Terlarang untuk Sumbu Tiga
PURWOREJO, – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang merenggut satu korban jiwa dan tiga orang luka-luka terjadi di jalur Purworejo–Magelang, tepatnya di depan Pasar Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Selasa sekitar pukul 05.10 WIB.Insiden yang melibatkan tiga kendaraan ini memunculkan sorotan terhadap larangan kendaraan sumbu tiga melintas di jalur tersebut, yang dikenal rawan dan menanjak curam.Kecelakaan maut itu melibatkan Truk Hino Tronton Tangki bernomor polisi H-9861-OF, Suzuki Carry AA-1726-BA, dan Toyota Avanza AA-1484-DC.Satu orang penumpang truk, Sutrisno (45), warga Genuk, Kota Semarang, meninggal dunia di lokasi kejadian.Tiga korban lainnya mengalami luka-luka dan kini dalam perawatan medis.Baca juga: Jalan Purworejo-Magelang Licin Dibanjiri Solar Usai Kecelakaan, Ruas Ditaburi Serbuk KayuKapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano menegaskan, bahwa jalur Kalijambe–Bener bukan peruntukan kendaraan bersumbu tiga atau truk besar karena kondisi geografisnya yang ekstrem dan padat aktivitas warga, terutama di sekitar Pasar Kalijambe.“Truk tangki tersebut diduga melaju dari arah Magelang menuju Purworejo melalui jalur yang seharusnya tidak dilewati kendaraan sumbu tiga," katanya kapolres dalam keterangan resminya."Saat menuruni turunan panjang di lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami kehilangan kendali hingga menabrak dua mobil di depannya dan menimpa ruko pasar,” imbuhnya.Truk tangki yang terguling juga menumpahkan solar di badan jalan, sehingga petugas dari Polres Purworejo, TNI, Dishub, Damkar Purworejo, dan warga harus bergotong royong membersihkan lokasi agar tidak membahayakan pengguna jalan.Baca juga: Truk Tangki Angkut 8.000 Liter BBM Tabrak Carry di Purworejo, Warga Rebutan Solar TumpahKapolres Purworejo menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap rambu larangan kendaraan bersumbu tiga melintas di jalur Kalijambe.Rambu tersebut sudah dipasang sejak lama, mengingat jalur itu memiliki tanjakan dan turunan ekstrem yang kerap menjadi lokasi kecelakaan berat.“Kami mengimbau para pengemudi truk besar agar tidak memaksakan diri melewati jalur Kalijambe. Gunakan jalur alternatif yang lebih aman dan sesuai ketentuan. Keselamatan jauh lebih penting daripada mengejar waktu tempuh,” tegasnya.Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk memperketat pengawasan dan penindakan terhadap kendaraan berat yang masih nekat melintas di kawasan terlarang tersebut.Baca juga: Detik-detik Kecelakaan Maut Truk Solar Vs Carry di Purworejo: Suara Der Gemparkan WargaDengan adanya kejadian ini, Kapolres berharap masyarakat dan pengemudi semakin sadar akan bahaya di jalur Kalijambe serta pentingnya menaati aturan lalu lintas demi keselamatan bersama."Saat melewati perempatan terminal Purworejo sebenarnya sudah ada papan yang dipasang untuk melarang kendaraan sumbu tiga atau lebih lewat jalur ini," katanya.


(prf/ega)