Marak Pohon Tumbang di Jakarta, Pramono: Ini Cuaca Ekstrem...

2026-01-11 14:32:32
Marak Pohon Tumbang di Jakarta, Pramono: Ini Cuaca Ekstrem...
JAKARTA, — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai, fenomena maraknya pohon tumbang belakangan ini terjadi karena cuaca ekstrem.Termasuk saat insiden pohon tumbang di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Kamis , yang sempat melumpuhkan layanan MRT di kawasan tersebut."Tapi memang beberapa akhir-akhir ini cuaca ekstrem, baik yang di Dharmawangsa, maupun kemarin yang terjadi yang mengakibatkan MRT terganggu, itu betul-betul karena angin kencang dan kemudian tercerabut sampai dengan akar-akarnya," ujar Pramono usai menghadiri acara Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-80 di Sungai Ciliwung, Jumat .Baca juga: Dua Pohon Tumbang dalam Sehari Bikin Jalan Macet dan MRT TersendatPramono mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan upaya pemangkasan pohon-pohon rawan tumbang di berbagai titik.Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta tercatat sudah merapikan puluhan ribu pohon di berbagai wilayah."Jadi kami sudah melakukan sebenarnya perapian pohon itu 62.000 lebih," kata Pramono.Namun, beberapa waktu terakhir memang Jakarta terus dilanda cuaca ekstrem sehingga membuat banyak pohon tak sanggup bertahan dari terpaan angin kencang.Menurut Pramono, peristiwa yang terjadi di Jalan Sisingamangaraja dan Dharmawangsa sebenarnya bukanlah pohon yang berada di pinggir jalan secara langsung.Baca juga: Kala Pemprov Dinilai Lalai Lindungi Warga Usai Maraknya Pohon TumbangSehingga, sejak awal memang bukan merupakan target perapian Distamhut DKI Jakarta."Dan lokasinya sebenarnya baik di Dharmawangsa maupun di yang kemarin, bukan di pinggir jalan. Berbeda dengan yang di Pondok Indah," ucap dia.Maka dari itu, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota telah diperintahkan untuk kembali menyisir dan merapikan pohon-pohon yang berpotensi tumbang dan membahayakan warga."Maka dengan demikian saya tetap menginstruksikan kepada jajaran Dinas Pertamanan dan Hutan Kota untuk segera merapikan, memotong semua, termasuk di beberapa daerah yang memang kita harus lakukan dirapikan," kata Pramono.Baca juga: Warga Korban Pohon Tumbang Berhak Tuntut Ganti Rugi ke Pemerintah


(prf/ega)