Tentara Bayaran Rusia Disebut Bantu Kamboja Perang Lawan Thailand, Moskwa Membantah

2026-01-11 14:49:53
Tentara Bayaran Rusia Disebut Bantu Kamboja Perang Lawan Thailand, Moskwa Membantah
BANGKOK, - Muncul berbagai laporan yang menyebutkan bahwa tentara bayaran Rusia ikut membantu Kamboja saat konflik melawan Thailand.Dilansir dari Bangkok Post, Thailand memperketat pemeriksaan untuk mencegah masuknya tentara bayaran asing ke negara tersebut,.Biro Imigrasi mengatakan, ada kemungkinan bahwa warga asing dapat memanfaatkan skema masuk bebas visa untuk melakukan operasi yang mengancam keamanan Thailand. Baca juga: Thailand Kini Bersedia Gencatan Senjata dengan Kamboja, asal...Bandara-bandara Thailand pun diperintahkan untuk secara ketat melakukan pemeriksaan.Langkah-langkah keamanan yang ditingkatkan terutama berlaku di bandara Suvarnabhumi, Don Mueang, Chiang Mai, Phuket, dan Hat Yai.Warga negara Kamboja yang masuk untuk urusan bisnis pun diharuskan untuk mendapatkan visa yang sesuai dari kedutaan Thailand.Kelompok sasaran lainnya adalah penumpang dari Eropa Timur dan Asia Utara, yang mungkin direkrut sebagai tentara bayaran, atau bahkan sebagai mata-mata, kata polisi.Baca juga: Perang Berlanjut, Thailand Kembali Serang Markas Scam-Judi KambojaDi sisi lain, Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia di Thailand membantah adanya tentara bayaran dari Rusia yang terlibat dalam konflik perbatasan Thailand-Kamboja.Kedubes Rusia mengatakan, pihaknya mengetahui bahwa beberapa media Thailand telah melaporkan kemungkinan bahwa warga negara Rusia disewa oleh Kamboja untuk bergabung dalam perang yang sedang berkecamuk di perbatasan.Mereka menegaskan, kabar mengenai "tentara bayaran" tersebut tidak berdasar, sebagaimana dilansir The National.Baca juga: Kamboja Ejek SEA Games di Thailand, Nilai Kualitasnya Tak Selevel Ajang 2023Kedutaan menambahkan, kabarnya tampaknya telah dibuat-buat oleh sumber-sumber dengan tujuan untuk merusak hak-hak warga negara Rusia yang tinggal di Thailand sebagai turis atau pebisnis.Ditambahkan bahwa klaim tersebut dapat merusak persahabatan yang telah lama terjalin antara Rusia dan Thailand.Kedutaan juga mengatakan Kementerian Luar Negeri Rusia memiliki posisi yang jelas mengenai sengketa perbatasan Thailand-Kamboja. Baca juga: Satu Warganya Tewas, PM Thailand Nyatakan Tak Ada Rencana Genjatan Senjata dengan Kamboja


(prf/ega)