- Universitas Leiden kembali membuka kesempatan bagi para peneliti untuk melakukan riset tentang Asia Tenggara, khususnya Indonesia melalui Lingling Wiyadharma Fellowship.Tiga peneliti terpilih akan melakukan studi mendalam selama 3 bulan menggunakan koleksi khusus Asia Tenggara, khususnya koleksi Indonesia, di Perpustakaan Universitas Leiden.Penerima beasiswa diharapkan untuk aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan di Institusi Scaliger dan juga memberikan kuliah umum.Para peneliti diharapkan mempublikasikan hasil dan temuan mereka dalam jurnal atau buku akademik.Penyelenggara beasiswa mengundang secara khusus peneliti Indonesia untuk mengajukan permohonan beasiswa ini.Baca juga: 3 Kategori Siswa yang Bisa Dapat Beasiswa SMA Pradita Dirgantara 2026Hans van der Valk, alumni Universitas Leiden, mendirikan Dana Lingling Wiyadharma sebagai penghormatan kepada istrinya Lingling Wiyadharma.Hans mengenal Lingling pada awal 1970-an saat ia bertugas sebagai diplomat di Kedutaan Besar Belanda di Jakarta.Tujuan Dana Lingling Wiyadharma untuk Studi Indonesia adalah untuk mempromosikan dan meningkatkan penggunaan koleksi Indonesia di Perpustakaan Universitas.Dana ini didirikan pada awal 2022 di Leiden University Fund dan memberikan dukungan keuangan bagi peneliti muda (mahasiswa doktoral, postdoc, ilmuwan muda) di Institut Scaliger.Bagi peneliti dari negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah (LMI), sesuai klasifikasi OECD, mereka akan mendapatkan tunjangan bulanan sebesar €1.500 (sekitar Rp 25,5 juta) dan tunjangan dana perjalanan sejumlah €1.000 (sekitar Rp 17 juta).Sementara bagi peneliti dari negara non-LMI, akan menerima tunjangan bulanan sebesar €1.500 per bulan (atau sekitar Rp 29 juta).Baca juga: Pelatihan dan Tips Lolos Beasiswa S3 Fulbright dari Alumni, Catat Tanggalnya1. Memiliki visa untuk mendukung perjalanan penelitian di Belanda2. Mencantumkan tanggal yang diinginkan pada formulir permohonan. Undangan akan diberikan dengan syarat kesepakatan mengenai tanggal kunjungan3. Semua permohonan beasiswa untuk tahun 2026 harus diajukan dan diselesaikan dalam tahun yang sama, kecuali jika ada kesepakatan khusus.4. Peserta beasiswa bertanggung jawab untuk mencari akomodasi tempat tinggal (dengan dukungan dari Bagian Perumahan Universitas/Housing Department of the University) dan membiayai semua biaya kunjungan dengan dukungan dana yang diberikan. Pemohon harus menyadari bahwa biaya akomodasi di Leiden mungkin melebihi dana yang ditawarkan.
(prf/ega)
Universitas Leiden Buka Lingling Wiyadharma Fellowship, Peluang Riset 3 Bulan di Belanda
2026-01-11 03:17:31
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:01
| 2026-01-11 03:10
| 2026-01-11 03:03
| 2026-01-11 02:44
| 2026-01-11 02:22










































