5 Anak Suku Talang Mamak Meninggal akibat ISPA, Kurang Gizi Perparah Wabah

2026-01-11 23:50:25
5 Anak Suku Talang Mamak Meninggal akibat ISPA, Kurang Gizi Perparah Wabah
PEKANBARU, – Sebanyak 222 warga Suku Talang Mamak di Dusun Datai, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, diserang wabah Influenza Tipe A yang kemudian memicu kejadian luar biasa (KLB) infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).Akibat KLB ini, lima anak meninggal dunia.Baca juga: KLB ISPA di Inhu Riau: 5 Anak Suku Talang Mamak Meninggal, Ratusan Orang TerjangkitKepala Dinas Kesehatan Inhu, Sandra, menjelaskan bahwa tingginya angka kematian tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang membuat warga menjadi lebih rentan, salah satunya karena kekurangan gizi."Dipengaruhi berbagai faktor yang meningkatkan kerentanan warga, salah satunya masalah gizi," kata Sandra kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin .Ia menambahkan, faktor lain seperti sanitasi lingkungan yang kurang memadai, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang belum optimal, serta kondisi tempat tinggal yang padat dan tidak memenuhi syarat kesehatan, turut memperburuk situasi.Baca juga: 5 Anak Suku Talang Mamak Meninggal Karena ISPA di Indragiri Hulu RiauSebagai informasi, warga Suku Talang Mamak tinggal di pedalaman, dengan rumah-rumah berbahan kayu dan atap daun.Kondisi ini membuat mereka lebih rentan terhadap penyakit pernapasan."Kombinasi faktor risiko inilah yang menyebabkan sebagian warga lebih rentan terhadap komplikasi," sebut Sandra.Sandra mengatakan bahwa hingga kini kasus ISPA masih bertambah, meski tren peningkatannya mulai melandai.Dinas Kesehatan Inhu dan puskesmas setempat terus memantau perkembangan kasus serta memperkuat langkah mitigasi."Kami terus melakukan edukasi dari rumah ke rumah, pemantauan kasus aktif, serta memastikan ketersediaan obat-obatan dan fasilitas layanan kesehatan di wilayah terdampak," kata Sandra. 


(prf/ega)