Said Aqil Siroj Usul Konsesi Tambang PBNU Dikembalikan ke Pemerintah, Gus Ipul Buka Suara

2026-01-11 23:34:21
Said Aqil Siroj Usul Konsesi Tambang PBNU Dikembalikan ke Pemerintah, Gus Ipul Buka Suara
Jakarta - Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengusulkan agar konsesi tambang sebaiknya dikembalikan kepada pemerintah demi menghindari mudarat bagi NU.Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengatakan tambang merupakan aset strategis NU. Dia mendorong usulan soal pengembalian tambang ke pemerintah harus melalui musyawarah."Tambang itu adalah aset strategis Nahdlatul Ulama. Dan untuk itu, semua pembahasannya harus melalui musyawarah, melalui pembahasan-pembahasan internal. Ya sekali lagi, aset strategis ini tidak layak untuk diperebutkan," kata Gus Ipul di The Sultan Hotel, Jakarta, Selasa malamAdvertisementGus Ipul menyatakan, pemanfaatan tambang sejatinya untuk kepentingan Nahdliyin dan organisasi PBNU. Hasil pemanfaatan tambang juga dipakai untuk bantuan-bantuan pesantren."Tentu NU akan menyerahkan kepada pihak-pihak yang profesional untuk mengelola tambang itu. Tetapi yang paling penting bahwa ini adalah aset strategis PBNU, bukan milik orang per orang. Bukan milik kelompok. Ini aset jam'iyah," sebutnya.Oleh karena itu, Gus Ipul menegaskan, tata Kelola tambang PBNU harus dilakukan secara transparan sesuai ketentuan yang ada, baik aturan agama maupun hukum."Jadi itu ya, saya ingin tegaskan ini. Jadi jangan sampai ada kesan bahwa seakan-akan ada yang berebut tambang ini. Karena ini aset strategis milik warga, milik jam'iyah. Dan harus dikelola secara transparan, bisa diketahui oleh publik, kalau nanti pada akhirnya benar-benar bisa beroperasi," tegasnya. 


(prf/ega)