Hari Kemerdekaan Kazakhstan 16 Desember: Sejarah Lepas dari Uni Soviet

2026-01-11 15:10:54
Hari Kemerdekaan Kazakhstan 16 Desember: Sejarah Lepas dari Uni Soviet
– Kazakhstan merupakan negara terbesar di Asia Tengah yang merayakan Hari Kemerdekaan setiap tanggal 16 Desember.Tanggal ini menandai momen bersejarah ketika Kazakhstan secara resmi memisahkan diri dari Uni Soviet pada tahun 1991.Berikut penjelasan mengenai sejarah kemerdekaan Negara Kazakhstan yang perlu diketahui.Baca juga: Sejarah Tanjung Verde, Negara Kecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026Mengutip laman resmi Britannica, perjalanan Kazakhstan menuju kemerdekaan diawali dengan deklarasi kedaulatan pada 25 Oktober 1990, lalu mencapai kemerdekaan penuh pada 16 Desember 1991.Presiden pertama Kazakhstan adalah Nursultan Nazarbayev, yang terpilih melalui pemilihan presiden tanpa lawan.Pada masa pemerintahannya, Kazakhstan mendeklarasikan kemerdekaan dari Uni Soviet dan menjadi negara terakhir yang bergabung dengan Commonwealth of Independent States (CIS).CIS merupakan organisasi yang beranggotakan negara-negara bekas Uni Soviet, yang dibentuk saat pembubaran Uni Soviet melalui Protokol Alma-Ata.Baca juga: Apa Julukan Negara Perancis?Di bawah kepemimpinan Nursultan Nazarbayev, politik Kazakhstan pada awalnya mengikuti garis moderat Kunayev.Kepemimpinannya relatif lebih terkendali dibandingkan negara-negara Asia Tengah tetangga, meskipun seiring waktu berkembang menjadi semakin otoriter.Salah satu kebijakan paling signifikan pada era awal kemerdekaan adalah pemindahan ibu kota negara.Pada 1994, pemerintah memutuskan untuk secara bertahap memindahkan ibu kota nasional dari Almaty di tenggara Kazakhstan ke Aqmola di wilayah utara-tengah.Ibu kota secara resmi dipindahkan pada 1997, dan pada Mei 1998 Aqmola berganti nama menjadi Astana.Pemindahan ibu kota ini memiliki makna strategis karena menempatkan pusat pemerintahan lebih dekat ke wilayah utara yang didominasi etnis Rusia serta menjauh dari perbatasan dengan China.Memasuki awal abad ke-21, Astana mengalami transformasi pesat yang ditandai ledakan pembangunan besar-besaran.Proyek ini diarahkan oleh Nazarbayev dan sebagian besar didanai oleh pendapatan minyak bumi Kazakhstan yang terus meningkat, menjadikan Astana simbol ambisi dan modernitas negara tersebut.Baca juga: Sejarah Kerajaan Nepal: Tragedi Istana hingga Menjadi Negara Republik canva.com Mausoleum Khawaja Ahmed Yasawi: Salah satu monumen nasional di Kazakhstan.


(prf/ega)