PONTIANAK, – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit pasca banjir menyusul meluasnya banjir rob yang menerjang sejumlah kawasan pesisir.Gubernur Kalbar Ria Norsan menegaskan penanganan kesehatan warga menjadi prioritas utama di tengah cuaca ekstrem yang belum sepenuhnya mereda.Dalam peninjauan ke dua lokasi banjir terparah, kawasan Jeruju dan Tambelan Sampit, Kota Pontianak, Norsan memastikan warga terdampak tetap memperoleh layanan medis cepat.Norsan menjelaskan banjir rob dipicu naiknya permukaan air sungai akibat pasang laut, fenomena yang saban akhir tahun kembali menghantam permukiman di sepanjang bantaran sungai.“Kondisi cuaca ekstrem menuntut kita bergerak cepat. Meski air berangsur surut, risiko penyakit pasca banjir tetap menjadi perhatian utama,” kata Norsan kepada wartawan, Selasa .Baca juga: Cerita Diah, Warga Mempawah Kalbar, Rumah Terendam Banjir Rob Setelah 9 Tahun DitempatiPemerintah menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan kasus diare, gatal-gatal, dan infeksi kulit.Norsan memerintahkan pembukaan posko kesehatan di wilayah terdampak dan mengerahkan tim medis untuk pelayanan darurat.“Kami ingin memastikan warga mendapat penanganan tanpa hambatan. Posko kesehatan segera dibuka dan tenaga medis sudah disiagakan,” ujar Norsan.Sejauh ini, 21 warga telah dievakuasi ke dua titik aman, yakni Kantor Camat Pontianak Barat dan Masjid Al-Amin.Pemerintah memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi, mulai dari tempat tinggal sementara hingga layanan kesehatan.Baca juga: Banjir Rob Rendam 4 Desa di Kubu Raya Kalbar, Jalan Putus, Sekolah RusakDistribusi bantuan logistik juga mulai digulirkan. Sembako, mi instan, hingga selimut disalurkan untuk menjaga ketahanan pangan dan kesehatan warga menghadapi cuaca yang belum stabil.Norsan menegaskan bahwa bantuan tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga mendukung keberlanjutan aktivitas warga, termasuk alokasi anggaran untuk kebutuhan sekolah.“Harapan kami, masyarakat bisa melewati masa sulit ini dalam kondisi baik. Pemerintah will berupaya semaksimal mungkin agar aktivitas warga kembali normal secepatnya,” tutup Norsan.
(prf/ega)
Banjir Rob Terjang Wilayah Pesisir, Gubernur Kalbar Siagakan Posko Kesehatan Daerah Terdampak
2026-01-10 09:52:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-10 09:34
| 2026-01-10 09:18
| 2026-01-10 08:59
| 2026-01-10 08:25










































