LAMPUNG, - BP (27), pelaku pembunuhan kader posyandu di Bandar Lampung, menghabisi korban karena ingin menguasai dan menggadaikan sepeda motor milik sang bibi.Korban bernama Wiwik Safitri (50) ditemukan tewas di dalam kamar kontrakannya di Kelurahan Kaliawi, Kecamatan Tanjung Karang Barat, pada Minggu .Kepala Satreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Faria Arista mengatakan tersangka kini ditahan di Mapolresta Bandar Lampung untuk proses penyidikan lebih lanjut. Dari pemeriksaan, tersangka mengaku membunuh korban yang merupakan bibinya sendiri karena ingin menguasai sepeda motor tersebut."Tersangka ingin menggadaikan sepeda motor korban. Tetapi oleh korban tidak diizinkan," kata Faria di Mapolresta Bandar Lampung, Senin petang.Baca juga: Kader Posyandu di Lampung Ditemukan Tewas Membusuk, Pelaku Diduga Keponakan KorbanFaria menjelaskan tersangka memiliki utang sebesar Rp 6 juta setelah sebelumnya menggadaikan sepeda motor orangtuanya."Tersangka ini ingin menebus sepeda motor orangtuanya sebesar Rp 6 juta," katanya.Karena tidak memiliki uang, tersangka mendatangi korban dan hendak menggadaikan sepeda motor korban."Korban tidak mau sepeda motornya digadaikan, tersangka kesal hingga mencekik korban hingga tewas," kata dia.Diberitakan sebelumnya, seorang kader posyandu ditemukan dalam kondisi membusuk di kamar kontrakannya di Kelurahan Kaliawi, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung, pada Minggu petang.Kapolsek Tanjung Karang Barat AKP Ono Karyono mengonfirmasi identitas korban sebagai Wiwik Safitri (50). "Benar, penemuan jasad korban dilaporkan oleh warga tadi siang," kata Ono.
(prf/ega)
Motif Pembunuhan Kader Posyandu di Lampung, Ponakan Habisi Bibi Sendiri untuk Gadai Motor
2026-01-11 14:39:12
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 14:25
| 2026-01-11 14:19
| 2026-01-11 12:57
| 2026-01-11 12:39










































