SUMBAWA, - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumbawa mengungkap fakta memprihatinkan terkait penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.Dari total 609 pelajar tingkat SMP/MTs hingga SMA/SMK yang menjalani tes urine sepanjang tahun 2025, sebanyak 69 orang dinyatakan positif narkoba.Hal tersebut disampaikan Kepala BNNK Sumbawa, AKBP Denny Priadi, dalam jumpa pers akhir tahun 2025 yang digelar di Aula Kantor BNNK Sumbawa, Senin .Baca juga: Polsek Muara Batang Gadis Dibakar Massa, Kapolda Sumut Janji Berantas Narkoba di Mandailing NatalKepala BNNK Sumbawa, AKBP Denny Priadi menjelaskan, seluruh pelajar yang dinyatakan positif langsung diarahkan untuk menjalani program rehabilitasi dengan melibatkan pihak sekolah dan orang tua.“Pendekatan yang kami lakukan adalah rehabilitasi terutama pada pelajar masih usia anak, bukan represif. Koordinasi dengan sekolah dan keluarga menjadi kunci utama,” kata Denny.Berdasarkan data, sekarang ini BNNK Sumbawa tengah merehabilitasi 46 orang pelajar.“Dari jumlah tersebut, sebanyak 29 orang berasal dari tingkat SMP dan 17 orang dari SMA. Seluruhnya menjalani rehabilitasi rawat jalan di Klinik Pratama BNN Sumbawa,” sebut Denny.Baca juga: Bareskrim Ungkap 3 Modus Jaringan Edarkan Narkoba Jelang DWP 2025 di BaliMenurut Denny, sebagian besar pelajar terpapar narkoba karena faktor coba-coba dan penggunaan rekreasional.“Ada tekanan dari lingkungan pergaulan, misalnya jika tidak ikut menggunakan narkoba, mereka dikucilkan oleh teman-temannya,” jelasnya.Dia menambahkan seluruh pelajar yang terpapar diketahui merupakan perokok aktif.Selain itu, faktor keluarga juga menjadi perhatian serius.Rata-rata pelajar yang terjerumus narkoba berasal dari keluarga broken home akibat perceraian orang tua atau tinggal jauh dari pengawasan keluarga.“Pengawasan orangtua yang lemah sangat mempengaruhi,” tambahnya.Baca juga: BNNK Ungkap 4 ASN Pemkab Sumbawa Positif Narkoba, Bupati Ngaku Belum Terima LaporanDari hasil pendalaman, para pelajar memperoleh narkoba dengan cara patungan dari uang jajan, membeli langsung dari pengedar yang berada di salah satu desa wilayah Kecamatan Moyo Hilir, dan menggunakannya secara situasional.Sepanjang periode Januari hingga Desember 2025, BNNK Sumbawa mengklaim telah melakukan berbagai upaya maksimal dalam memerangi peredaran narkoba melalui pendekatan sosialisasi, pencegahan, dan rehabilitasi.
(prf/ega)
Terungkap, 69 Pelajar SMP hingga SMA di Sumbawa NTB Positif Narkoba
2026-01-11 22:33:41
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:13
| 2026-01-11 21:37
| 2026-01-11 21:25
| 2026-01-11 20:38
| 2026-01-11 20:34










































