- Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) resmi membekukan keanggotaan promotor Mecimapro imbas kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana konser grup K-pop TWICE di Jakarta pada 23 Desember 2023.Langkah itu diambil setelah APMI melakukan pembahasan internal terkait kasus yang menjerat Direktur Mecimapro, Fransiska Dwi Melani atau FDW.Dilansir dari Antara, pihak asosiasi menyebut masalah tersebut merupakan urusan pribadi promotor dan bukan bagian dari tanggung jawab organisasi.“Iya, (Mecimapro masuk) keanggotaan APMI, terus sekarang kami sudah bekukan keanggotaannya. Tidak tahu (sampai kapan), sampai batas waktu yang belum bisa kami tentukan,” kata Ketua Bidang Hukum APMI Novry Hetharia SH, MH, saat dihubungi di Jakarta, Senin .Baca juga: Mecimapro Janjikan Korban Keuntungan Konser TWICE hingga 23 PersenNovry menjelaskan, APMI telah melakukan kajian dan diskusi bersama pengurus untuk menelaah persoalan tersebut.Hasilnya, masalah yang dihadapi Mecimapro dinilai sebagai urusan internal perusahaan atau hubungan business to business (B2B) dengan pihak lain.“Tapi kalau ini urusan antara business to business (B2B) Mecimapro, sudah urusan internalnya perusahaan dengan pihak lain, sehingga terjadinya permasalahan hukum baik pidana atau perdata, kami tidak ikut-ikutan,” ujarnya.Baca juga: 5 Fakta Direktur Mecimapro Jadi Tersangka Penggelapan Dana Konser TWICEIa menegaskan, APMI hanya akan memberikan dukungan kepada para anggota dalam hal yang berhubungan dengan ekosistem industri musik, seperti perizinan, regulasi, keamanan, hubungan kelembagaan, serta koordinasi dengan pemangku kepentingan.Dalam pernyataannya, Novry juga memastikan pihak artis, yakni TWICE, tidak terlibat dalam masalah hukum tersebut.Menurut dia, seluruh pembayaran untuk konser sudah diselesaikan sebelum kedatangan grup asal Korea Selatan itu ke Tanah Air.Novry juga mengingatkan pentingnya membedakan peran promotor dengan Event Organizer (EO).Menurutnya, promotor adalah pihak yang merancang dan mengeksekusi konsep acara sendiri, termasuk menanggung seluruh risiko finansialnya.“Promotor juga harus siap jika akan merugi sejak awal dan menanggung kerugian, walau acara tetap diselenggarakan,” katanya.Sementara EO, lanjut dia, bekerja berdasarkan permintaan pihak lain dan dibayar sesuai kesepakatan, termasuk mendapatkan management fee dari total pekerjaan yang diberikan.APMI Perketat Seleksi Anggota Baru
(prf/ega)
APMI Bekukan Keanggotaan Mecimapro Imbas Kasus Penggelapan Dana Konser TWICE 2023
2026-01-11 23:42:21
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:47
| 2026-01-11 22:54
| 2026-01-11 22:42
| 2026-01-11 22:39
| 2026-01-11 22:12










































