Apakah Dampak Bibit Siklon Tropis 91S Sama dengan Siklon Tropis Senyar? Ini Penjelasan BMKG

2026-01-11 04:12:45
Apakah Dampak Bibit Siklon Tropis 91S Sama dengan Siklon Tropis Senyar? Ini Penjelasan BMKG
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang menyebut bahwa dampak Bibit Siklon Tropis 91S sama dengan Siklon Tropis Senyar yang muncul pada akhir November 2025 silam.Informasi tersebut beredar masif di media sosial X pada Sabtu .Disebutkan bahwa Bibit Siklon Tropis 91S berpotensi menjadi "The Next Senyar"."Tidak ada dikatakan ini Next Senyar," tegas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, saat dihubungi Kompas.com, Minggu .Dia menjelaskan, Bibit Siklon Tropis 91S dan Siklon Tropis Senyar adalah dua fenomena atmosfer yang berbeda.Di sisi lain, Bibit Siklon Tropis 91S juga telah menjadi Siklon Tropis Bakung per Jumat pukul 19.00 WIB, menurut hasil Analisis BMKG."Beda jauh. Senyar itu di dekat daratan. Kalau Bibit Siklon Tropis 91S yang sudah jadi Siklon Tropis Bakung itu di laut," ungkap Guswanto.Hasil analisis BMKG menyebut, Siklon Tropis Bakung berada di wilayah Samudra Hindia barat daya Lampung dengan kecepatan angin maksimum 35 knot (65 km/jam) dan tekanan di sekitar sistem mencapai 1.000 hPa.Siklon tropis ini bergerak ke arah barat daya menjauhi wilayah Indonesia.Informasi selengkapnya terkait perkembangan Siklon Tropis di Indonesia dapat dilihat di laman resmi BMKG di https://tropicalcyclone.bmkg.go.id/#3.82/2.58/114.56.Baca juga: Ini Wilayah yang Terdampak Siklon Tropis Bakung dan Bibit Siklon Tropis 92S-93S di IndonesiaGuswanto juga menegaskan bahwa narasi penamaan Bibit Siklon "The Next Senyar" bukan resmi dari BMKG.Adapun nama resmi Bibit Siklon itu adalah Bibit Siklon Tropis 91S yang kemudian berubah menjadi Siklon Tropis Bakung setelah mengalami peningkatan status.Guswanto berharap, masyarakat hanya mempercayai informasi resmi dari BMKG.Sebab, penamaan Siklon Tropis memiliki pedoman dari World Meteorological Organization (WMO) yang berlaku secara internasional.Adapun BMKG ditunjuk menjadi lembaga yang dipercaya untuk memberikan nama Siklon Tropis yang muncul di Indonesia.


(prf/ega)