LAMONGAN, - Intensitas hujan yang turun pada Minggu membuat sebagian wilayah di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terendam air.Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Na'im mengatakan, imbas hujan yang turun mengguyur Kabupaten Lamongan dari sore hingga malam hari gerimis, membuat beberapa wilayah terendam air."Untuk yang terendam ada di Wilayah (Kecamatan) Tikung, Desa Bakalannpule. Kemudian Kecamatan Lamongan, Desa Made dan Rancangkencono," ujar Naim, Senin .Baca juga: Banjir Bandang Bireuen Aceh, Kisah Dua Lansia Kehilangan Rumah dan Harapan di Usia SenjaCurah hujan tinggi juga sempat membuat Sungai Asinan di Kelurahan/Kecamatan Brondong, Lamongan, meluap dan menggenangi permukiman warga dengan ketinggian antara 10 hingga 20 sentimeter. Tercatat, sekitar 20 hingga 30 keluarga (KK), terdampak luapan air tersebut.Adapun Sungai Asinan merupakan aliran yang menampung air dari dataran tinggi di Kelurahan Brondong, dengan bermuara langsung ke laut.Sementara lingkungan di sekitar sungai tergolong sebagai dataran rendah, sehingga berpotensi terjadi genangan pada saat debit air meningkat.Baca juga: Incar 12 Juta Pengunjung Nataru, Disporapar Jateng Ingatkan Wisatawan Waspada Cuaca EkstremNamun luapan air tidak berlangsung lama, dengan saat ini kondisi air sudah mulai surut secara bertahap.Kondisi serupa terjadi di wilayah Plosowahyu dan pintu masuk Jalan Lingkar Utara (JLU), setelah Kali Plalangan meluap.Di mana luapan air menutup badan jalan dengan ketinggian antara 20 hingga 40 sentimeter, sehingga menyebabkan arus lalu lintas di jalur penghubung Lamongan-Babat terganggu.Baca juga: BMKG Antisipasi Siklon 93S Picu Cuaca Ekstrem, BPBD Jabar Sebar Peringatan DiniAtas apa yang terjadi, aparat kepolisian dan pihak terkait berjaga di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas, menjaga situasi dan kondisi dikarenakan ada beberapa kendaraan yang mogok.Tidak hanya itu, hujan disertai angin kencang pada hari yang sama (Minggu), menyebabkan pohon tumbang di dua lokasi. Yakni di sekitar Simpang Tiga Mira Babat, serta di dalam area Pasar Agrobis Desa Plaosan, Kecamatan Babat, Lamongan."Pohon tumbang di dalam Pasar Agrobis Desa Plaosan, sempat menutup akses jalan pasar," ucap Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid.Baca juga: Banjir dan Cuaca Ekstrem Landa 21 Desa Kabupaten Serang, 4.449 Warga TerdampakSelain itu, beberapa stan toko yang berada di dalam pasar, juga mengalami kerusakan pada bagian atap. Toko sayur dan buah terdampak, dengan kerusakan ringan. Serta, satu sepeda motor tertimpa material pohon mengalami kerusakan pada bagian belakang.Menanggapi kejadian tersebut, jajaran Polsek Babat dan pihak terkait beserta warga, kemudian bersama-sama membersihkan dan mengevakuasi pohon yang roboh. Sehingga, tidak lagi mengganggu akses jalan."Masyarakat diharapkan menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau bangunan yang rawan roboh. Serta segera melapor kepada pihak berwenang, apabila menemukan kejadian yang membahayakan keselamatan umum," tutur Hamzaid.
(prf/ega)
Sungai Asinan dan Kali Plalangan Meluap, Puluhan Rumah di Brondong, Lamongan Terendam Air
2026-01-11 23:33:31
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:52
| 2026-01-11 22:31
| 2026-01-11 22:09
| 2026-01-11 22:03
| 2026-01-11 21:53










































