Kaleidoskop Satu Dekade Shopee: Menciptakan Dampak bagi Ekosistem lewat Inovasi dan Kolaborasi

2026-01-11 03:46:53
Kaleidoskop Satu Dekade Shopee: Menciptakan Dampak bagi Ekosistem lewat Inovasi dan Kolaborasi
- Sejak hadir di Indonesia pada 2015, Shopee berkembang menjadi salah satu platform e-commerce yang berperan dalam mendorong transformasi digital, khususnya bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), brand lokal, serta kreator digital.Dalam satu dekade perjalanannya, Shopee membangun ekosistem yang membuka akses pasar lebih luas serta memperkuat daya saing ekonomi digital nasional.Senior Director of Business Development Shopee Indonesia Adi Rahardja mengatakan, pertumbuhan Shopee tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak dalam ekosistem, mulai dari pengguna hingga mitra penjual.“Perjalanan Shopee hingga di usia ini tentu tidak terlepas dari dukungan para pengguna, mitra penjual, brand lokal, pelaku UMKM, mitra bisnis, serta seluruh pihak dalam ekosistem kami yang telah tumbuh bersama mendorong pertumbuhan ekonomi digital,” ujar Adi.Baca juga: Generasi Wirausaha Berdaya, Ini Kisah Sukses Perjalanan Penjual Lokal Muda di ShopeeAdi menjelaskan, selama sepuluh tahun terakhir, teknologi telah membentuk pola baru dalam berbelanja, berjualan, dan berinteraksi. Inovasi digital mampu membuka ruang bagi kreator untuk berkembang, membantu brand memperluas jangkauan, serta mendorong pelaku usaha lokal beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen.“Teknologi membuat pengalaman pengguna semakin dinamis serta membuka ruang bagi kreator untuk berkembang. Teknologi juga membantu brand memperluas jangkauan dan mendorong pelaku usaha lokal untuk beradaptasi melalui fitur interaktif dan kampanye yang relevan,” ujar Adi.Inovasi menjadi salah satu kunci Shopee untuk tetap relevan di tengah perubahan kebutuhan pengguna. Hal ini tercermin dari semakin aktif pelaku UMKM dan brand lokal memanfaatkan fitur interaktif, seperti Shopee Live dan Shopee Video, untuk menjangkau konsumen secara lebih efektif.Sepanjang 2025, Shopee mencatat, puluhan juta produk lokal dipromosikan melalui Shopee Live. Partisipasi brand lokal dan UMKM dalam berbagai program dan fitur interaktif pun terus meningkat seiring pertambahan usia platform tersebut.Baca juga: Sambut Puncak 12.12 Birthday Sale, Shopee Hadirkan Fuji, Batik Kanthil, dan KintakunSelain fitur, Shopee juga mengembangkan program pendampingan dan kampanye untuk mendukung pertumbuhan penjual. Dua di antaranya adalah Program Ekspor Shopee dan kanal Shopee Pilih Lokal.Pada 2025, jumlah produk yang terdaftar dalam program Shopee Pilih Lokal meningkat 60 persen. Sementara itu, melalui Program Ekspor Shopee, hampir 40 juta produk lokal berhasil menembus pasar Asia Timur, Asia Tenggara, hingga Amerika Selatan sepanjang tahun ini.Salah satu brand lokal, Kintakun, merasakan betul manfaat bergabung dalam ekosistem Shopee. Marketing Director Kintakun Vincent Saputera mengatakan, Shopee menjadi pintu masuk utama perusahaannya ke pasar digital.Baca juga: Pemerintah Apresiasi Shopee Perkuat UMKM lewat Kampus UMKM Online dan Pengutamaan Produk Lokal “Sejak bergabung pada 2015, perjalanan Kintakun dan Shopee berjalan beriringan. Shopee menjadi rumah pertama bagi kami untuk melebarkan sayap di ranah online serta membantu kami beradaptasi dengan perubahan perilaku belanja masyarakat lewat berbagai fitur dan program yang relevan,” ujar Vincent.Vincent menambahkan, pihaknya pun merasa senang bisa tumbuh bersama Shopee, terus belajar berinovasi, dan memperkuat kehadiran Kintakun agar tetap relevan dengan kebutuhan pengguna.Baca juga: Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Catat 85 Juta Views dan Dapat Sambutan Positif dari PublikDi sisi konsumen, Shopee mencatat adanya pergeseran preferensi menuju pengalaman belanja yang lebih personal dan berbasis rekomendasi. Hal ini terlihat dari pertumbuhan Shopee Affiliate Program. Jumlah pesanan melalui tautan afiliasi meningkat lebih dari lima kali lipat sejak program tersebut diluncurkan.Tren ini menunjukkan peningkatan minat pengguna terhadap rekomendasi produk yang dinilai lebih otentik dari kreator yang dipercaya. Selain itu, juga mempertegas peran digitalisasi dalam menghadirkan pengalaman belanja yang lebih mudah dan relevan dengan kebutuhan pengguna.Baca juga: Empat Finalis Perebutkan Gelar Jagoan UMKM di Episode Final Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas


(prf/ega)