ACEH UTARA, – Warga Provinsi Aceh mengeluhkan laporan Menteri Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) RI Bahlil Lahadalia dalam rapat evaluasi bencana yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Banda Aceh, Minggu malam.Dalam rapat itu, Bahlil menyatakan, per hari ini 100 persen listrik menyala di seluruh Provinsi Aceh.Namun faktanya, bahkan saat Menteri Bahlil melaporkan, sebagian Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Bireuen, dan Kabupaten Aceh Tamiang listrik masih padam.Baca juga: Bahlil Klaim Pemulihan Listrik Capai 97 Persen, Warga Aceh Besar: Belum Nyala!Salah seorang warga Kabupaten Aceh Tamiang, Armiadi, dihubungi Senin menyebut, hanya beberapa titik Kota Kuala Simpang, Ibu Kota Kabupaten Aceh Tamiang menyala listrik.“Itu pun hanya beberapa jam. Tolonglah Menteri Bahlil lapor ke Presiden fakta sesungguhnya,” terang Armiadi.Hal yang sama disebutkan Halida Bahri, warga Desa Panggoi, Kota Lhokseumawe. Dia menyebutkan, saat laporan Menteri Bahlil ke Presiden, di desa itu listrik masih padam.Baca juga: Mobil Rombongan Ketua DPRK Aceh Timur Terjungkal Saat Antar Bantuan, 2 Tewas“Semua klaim listrik Aceh sudah menyala. Itu tidak benar. Di Lhokseumawe saja yang relatif sudah membaik, listrik belum menyala 24 jam. Masih padam bergantian,” cetus dia.Sementara itu, Manager PT PLN UP3 Lhokseumawe, Husni dihubungi terpisah menyebutkan suplai listrik di wilayah kerjanya baru mencapai 65 persen.Wilayah yang dimaksud adalah Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara.Baca juga: Klaim Bahlil soal Listrik di Aceh, Pemprov Klarifikasi : Baru Pulih 60-70 Persen“Kita terus berusaha mempercepat perbaikan. Namun beberapa tiang dan trafo kita tumbang dan rusak saat banjir dan longsor,” tegas dia.
(prf/ega)
Tolonglah, Menteri Bahlil Lapor ke Presiden Fakta Sesungguhnya
2026-01-12 05:19:19
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:04
| 2026-01-12 04:24
| 2026-01-12 04:17
| 2026-01-12 04:10
| 2026-01-12 03:38










































