PADANG, – Tim gabungan dari Polres, Pemkab, Kejaksaan, dan TNI Solok Selatan, Sumatera Barat, menutup lokasi penambangan emas tanpa izin di Jorong Sungai Penuh, Nagari Lubuk Ulang Aling Selatan, Kecamatan Sangir Batang Hari, Rabu .Sebanyak 13 alat transportasi roda empat double gardan dikerahkan karena medan yang sulit ditempuh. Tim turun setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas penambangan ilegal yang meresahkan."Di lokasi ini kita memusnahkan alat-alat yang digunakan untuk penambangan emas tanpa izin. Kita juga memasang plang dilarang melakukan PETI di lokasi," kata Kapolres Solok Selatan AKBP M. Faisal Perdana saat dihubungi Kompas.com, Rabu malam.Baca juga: Crazy Rich Bos Pasir Galunggung Endang Juta Tersangka, Bupati Tasikmalaya: Saya Anti-tambang Ilegal!Faisal menyebutkan pihaknya bersama Forkompinda dan tim Satgas Anti Ilegal Mining menyatakan komitmen menentang penambangan emas tanpa izin. Selain penindakan, tim juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat.Usai menutup tambang emas ilegal, tim mendatangi kantor wali nagari atau kepala desa Lubuk Ulang Aling Selatan untuk memberikan sosialisasi mendalam mengenai dampak dan bahaya aktivitas pertambangan ilegal terhadap lingkungan dan masyarakat."Langkah tegas dan terpadu ini menjadi bukti nyata keseriusan aparat di Solok Selatan dalam menjaga kelestarian alam serta menindak perusak lingkungan demi masa depan ekosistem yang lebih baik," kata Faisal.
(prf/ega)
Tim Satgas Anti PETI Tindak Tambang Emas Ilegal di Lubuk Ulang Aling Selatan
2026-01-11 22:20:40
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:29
| 2026-01-11 22:24
| 2026-01-11 21:55
| 2026-01-11 20:35










































