BOYOLALI, - Korban meninggal akibat kecelakaan bus PO Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin pukul 00.30 WIB, dua di antaranya warga Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah.Korban merupakan bapak dan anak yakni Sugimo (62) dan Anis Munandar (36).Jenazah kedua korban kecelakaan tiba di rumah duka sekitar pukul 14.50 WIB.Kedatangan dua peti jenazah korban disambut isak tangis keluarga.Jenazah disemayamkan di rumah duka di Dukuh Gotakan RT 002 RW 004 Banyudono, Boyolali.Kedua jenazah korban kecelakaan dimakamkan dalam satu liang lahat di tempat pemakaman umum tak jauh dari rumah duka.Baca juga: Daftar Lengkap Nama Korban Kecelakaan Bus di Tol Krapyak SemarangKades Banyudono, Dwi Tanto, mengatakan, keluarga mendapat kabar korban meninggal pada Senin pagi.Korban awalnya berangkat ke Jakarta untuk menghadiri acara kelahiran anak saudaranya.Korban berangkat sekitar empat hari lalu bersama dengan saudaranya, total lima orang.Korban mengalami kecelakaan bus saat perjalanan pulang dari Jakarta."Mereka berangkat dari sini (Banyudono) empat hari sebelumnya. Jadi ada saudara yang di Jakarta punya hajat," kata Dwi di rumah duka di Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah, Senin.Baca juga: Kronologi dan Dugaan Penyebab Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans di Tol Krapyak SemarangMenurut dia, dari tiga saudaranya yang satu rombongan dengan korban, dikabarkan dua di antaranya juga meninggal dalam kecelakaan.Sementara satu di antaranya selamat dengan kondisi luka."Bapak Gimo ini sehari-hari tani. Dan Mas Anis Munandar ini kebetulan masih bujang (lajang). Dia (Anis) kadang ikut katering," ungkap dia.Dwi mengungkapkan, kedua jenazah korban kecelakaan langsung dimakamkan sore ini dalam satu liang lahat.
(prf/ega)
Bapak-Anak Korban Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang Dimakamkan Satu Liang Lahat
2026-01-11 15:38:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 15:24
| 2026-01-11 14:37
| 2026-01-11 14:17
| 2026-01-11 13:49










































