JAKARTA, - Sebanyak 555 personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dikerahkan untuk membantu proses evakuasi korban banjir di Sibolga, Sumatera Utara (Sumut).Hal itu disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal TNI (Mar) Freddy Ardianzah."Sebagai langkah awal, TNI dalam hal ini Kodam I/Bukit Barisan dan jajaran telah mengerahkan total 555 personel untuk membantu korban Banjir," kata Freddy, dikutip dari Antaranews, Rabu .Menurut Kapuspen, 555 personel TNI akan fokus menjalankan tiga tugas utama di lapangan, yakni evakuasi warga terjebak banjir, pencarian warga yang hilang, dan membuka akses jalan yang tertutup timbunan longsor.Baca juga: Banjir Bandang Terjang Humbahas Sumut: 2 Orang Tewas, 4 Luka Berat, 5 HilangUntuk proses evakuasi, Freddy menyebut, personel TNI bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memaksimalkan upaya penyelamatan warga yang terjebak banjir.Kemudian, warga yang telah dievakuasi dibawa ke posko kesehatan milik TNI untuk mendapatkan perawatan medis.Selain itu, Freddy mengatakan, TNI juga telah membangun dapur lapangan untuk menyediakan makanan bagi warga korban banjir."TNI mengerahkan lima orang dokter dan 31 orang perawat," ujar Freddy.Baca juga: 10 Kecamatan di Langkat Terendam Banjir, Jalur Sumut-Banda Aceh Putus Kapuspen melanjutkan kerja sama TNI dan instansi terkait juga dilakukan dalam proses mencari warga yang hilang akibat banjir bandang.Selanjutnya, Freddy mengatakan, TNI mengerahkan kendaraan alat berat dari Satuan Zeni dan perbekalan angkutan untuk membuka jalur yang sempat tertutup timbunan tanah longsor."Total alat-alat yang dikerahkan, meliputi eskavator, dump truck, ambulans, truk NPS, perahu/LCR, tenda lapangan, velbed (tempat tidur lipat), dan perlengkapan dapur lapangan," katanya.Lebih lanjut, Freddy memastikan bahwa personel TNI akan terus berada di lokasi bencana hingga situasi pascabanjir berangsur kondusif.Baca juga: TNI AD Terbanyak Siapkan Prajurit untuk Pasukan Perdamaian Gaza, Mencapai 60 PersenSebagaimana diberitakan, bencana banjir dan longsor melanda tujuh kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan, ada empat kabupaten/kota yang musibah longsor dan banjirnya datang bersamaan, yakni Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah (Tapteng), dan Tapanuli Selatan (Tapsel).Sementara itu, tiga wilayah lain seperti Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Mandailing Natal, dan Nias Selatan hanya terendam banjir.
(prf/ega)
TNI Kerahkan 555 Pasukan Bantu Evakuasi Korban dan Buka Akses Jalan Usai Banjir di Sumut
2026-01-11 22:43:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:46
| 2026-01-11 21:27
| 2026-01-11 21:11
| 2026-01-11 20:50
| 2026-01-11 20:37










































