SEMARANG, - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan belum akan menerapkan kebijakan sekolah 6 hari untuk SMA/SMK pada tahun ajaran baru 2026/2027.Pasalnya sampai sekarang, kebijakan itu masih dikaji dan belum diputuskan.Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan berbagai masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan masih dihimpun sebelum diajukan ke Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sebagai acuan pengambilan keputusan.“Ini masih proses kajian karena kami (menghimpun) berbagai masukan dari masyarakat, tentu saja ingin lebih komprehensif. Masukan dari semua unsur masih dihimpun supaya kesimpulannya nanti bisa menggambarkan secara keseluruhan,” kata Sumarno, Selasa .Baca juga: Dampak Bullying Bisa Mematikan, Rektor UPI Dorong Sekolah Tegaskan Batas dan SanksiDia menilai kajian yang sempat diajukan kepada pemerintah provinsi belum dapat dijadikan dasar pengambilan Keputusan mengingat masukan dari sejumlah stakeholder yang belum terakomodasi.“Tadi sudah ada ajuan ke kami, tapi bagi saya masih kurang. Makanya saya minta tambahan kajian lagi dari beberapa stakeholder yang belum masuk di kajian ini,” ujarnya.Sumarno menegaskan bahwa ajuan tersebut belum merupakan hasil kajian final.Sehingga belum disampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah untuk ditetapkan sebagai kebijakan.“Itu bukan (rekomendasi penerapan sekolah 6 hari). Itu hasil kajian untuk disampaikan ke Pak Gubernur. Jadi bagi saya itu belum bisa menjadi kesimpulan,” tegasnya.Baca juga: Cerita Dika, Bocah Penangkap Ular dari Bandung: Antara Luka Perundungan dan Mimpi Kembali SekolahOleh karena itu dia menyebut, pemerintah provinsi ingin memastikan keputusan yang diambil nantinya benar-benar mencerminkan aspirasi mayoritas masyarakat Jawa Tengah.“Makanya saya minta untuk lebih diperluas lagi supaya nanti kesimpulannya bisa menggambarkan secara utuh, komprehensif, mewakili semua unsur. Kami sangat berkeinginan apa yang nanti diputuskan itu benar-benar sesuai dengan harapan mayoritas masyarakat Jawa Tengah,” katanya.Lebih lanjut, Sumarno memastikan kebijakan sekolah 5 atau 6 hari belum akan diberlakukan, termasuk untuk tahun pelajaran 2026.“Belum. Untuk tahun pelajaran baru belum,” ucapnya.Baca juga: Guru Nur Aini Dipecat Usai Viral Ngeluh Jarak Sekolah 114 Km PP dari RumahSebelumnya, Jawa Tengah telah menerapkan sistem lima hari sekolah sejak tahun ajaran 2017/2018.Evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan tersebut menjadi salah satu dasar untuk mempertimbangkan kembalinya 6 hari sekolah.
(prf/ega)
Bakal Terapkan Kebijakan Sekolah 6 Hari untuk Tahun Ajaran Baru? Ini Kata Sekda Jateng
2026-01-12 04:12:15
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:02
| 2026-01-12 03:41
| 2026-01-12 03:20
| 2026-01-12 02:59
| 2026-01-12 02:39










































