LONDON, - Raja Charles III dan Ratu Camilla dari Kerajaan Inggris menyampaikan belasungkawa mendalam kepada korban badai tropis yang melanda sejumlah negara di Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk di Sumatera, Indonesia.Dalam pernyataan yang dibagikan melalui media sosial, sang raja menyampaikan keprihatinan terhadap ribuan korban yang terdampak bencana tersebut.“Saya dan istri sangat berduka mengetahui kehancuran yang disebabkan oleh badai dahsyat di Asia Selatan dan Tenggara,” tulis Raja Charles, dikutip dari GB News, Senin .Baca juga: PM Jepang Ikut Berduka atas Korban Banjir Sumatera, Siap Kirim Bantuan“Kami hanya bisa membayangkan skala kehancuran dan penderitaan yang dihadapi semua orang, yang kehidupan dan mata pencahariannya sangat terdampak,” lanjutnya.Menurut data terbaru, lebih dari 600 orang meninggal dunia di Indonesia akibat banjir dan tanah longsor setelah hujan deras.ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan Foto udara antrean kendaraan warga melintasi jalan kawasan permukiman Jorong Kayu Pasak yang rusak akibat banjir bandang di Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Minggu . Rusak dan menyempitnya akses jalan akibat lumpur dan material lain di sejumlah titik menuju lokasi terdampak banjir bandang yang terjadi pada Kamis di daerah itu mengakibatkan terjadinya antrean panjang kendaraan, sementara BPBD Kabupaten Agam mencatat sepanjang 2.801 meter jalan di kabupaten itu rusak dengan nilai kerugian mencapai Rp3,45 miliar. Di Thailand, sedikitnya 176 korban jiwa tercatat, sedangkan Sri Lanka melaporkan 212 orang tewas dan 218 lainnya masih hilang akibat banjir yang menerjang bendungan.Selain menyampaikan duka, Raja Charles juga menyatakan solidaritasnya kepada mereka yang kehilangan orang-orang tercinta.THAI NEWS PIX/ARNUN CHONMAHATRAKOOL via AFP Foto dari atas yang diambil pada 26 November 2025 menunjukkan banjir merendam kendaraan di Hat Yai, Provinsi Songkhla, Thailand selatan setelah hujan deras selama berhari-hari. Puluhan ribu orang di Thailand mengungsi, jalan-jalan terendam, rumah-rumah terendam, dan setidaknya 34 orang tewas, kata pihak berwenang pada 26 November. “Kami ingin menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga mereka yang kehilangan nyawa secara tragis,” ujar Charles.“Doa dan pikiran kami menyertai banyak orang yang rumahnya hancur, dan kepada semua yang sedang menunggu kabar tentang orang-orang terkasih yang hilang,” katanya.Bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan luas di Indonesia. Sekitar 28.000 properti rusak dan lebih dari 1,5 juta warga terdampak.Raja Charles turut memberikan apresiasi kepada petugas penyelamat dan relawan yang terlibat dalam proses pemulihan pascabencana.Baca juga: Raja Salman Berbelasungkawa atas Banjir Sumatera, Doakan Para Korban“Seiring upaya pemulihan berlanjut, kami memberikan penghormatan khusus kepada para petugas tanggap darurat yang luar biasa berani, dan semua yang memberikan bantuan vital di masa-masa sulit ini,” tulisnya.“Saya dan istri mendoakan semua yang terdampak dengan teguh di hati kami, dan berdoa memohon kekuatan dan penghiburan bagi setiap komunitas yang terdampak di seluruh India, Malaysia, Sri Lanka, Indonesia, Thailand, dan Vietnam,” tambah Charles.AFP/POOL/JAIMI JOY Raja Inggris, Charles III, saat menghadiri perayaan RCN King's Nursing Cadet ke-1.000 di Royal College of Nursing, London, 11 Maret 2025.Raja Charles juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga harmonisasi alam di tengah meningkatnya intensitas bencana iklim.“Bencana-bencana ini mengingatkan kita akan kebutuhan yang semakin mendesak untuk memulihkan keseimbangan dan harmoni alam,” ujarnya.Berdasarkan catatan meteorologi, sebanyak 38 siklon tropis telah melanda Asia sepanjang 2025, dengan 14 di antaranya berkembang menjadi topan.Pesan terakhir Raja Charles turut menggemakan pernyataan putranya, Pangeran William, yang baru-baru ini menyampaikan pidato di hadapan para pemimpin dunia dalam Konferensi Perubahan Iklim COP30 di Belem, Brasil.Pidato tersebut disusun bersama antara Pangeran William dan Raja Charles, menandai kerja sama antar generasi dalam advokasi iklim global.Baca juga: Banjir di Asia Tewaskan 1.035 Orang, Sumatera dan Sri Lanka Terbanyak
(prf/ega)
Raja Charles Ikut Berduka atas Banjir Sumatera, Ingatkan Harmonisasi Alam
2026-01-11 04:06:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:03
| 2026-01-11 03:02
| 2026-01-11 01:34
| 2026-01-11 01:33










































