Danantara Resmi Caplok Hotel dan Lahan di Mekkah

2026-01-11 03:40:13
Danantara Resmi Caplok Hotel dan Lahan di Mekkah
- Danantara Indonesia melalui Danantara Investment Management (DIM) mengumumkan telah meneken perjanjian dengan Thakher Development Company terkait rencana pengambilalihan aset perhotelan dan properti yang berada di kawasan Thakher City, Mekkah, Arab Saudi.Kawasan Thakher City sendiri merupakan proyek pengembangan terpadu yang berlokasi sekitar 2,5 kilometer dari Masjid Al-Haram, Mekkah.Dalam pernyataannya di Jakarta, CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani menjelaskan bahwa transaksi tersebut menandai langkah awal Danantara secara terencana untuk masuk ke sektor perhotelan di Mekkah.Ia menambahkan, langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang yang dijalankan secara bertahap guna mendukung peningkatan kualitas layanan bagi jemaah haji dan umrah asal Indonesia."Setiap tahunnya, jumlah jemaah umrah Indonesia tercatat mencapai lebih dari dua juta orang, sementara jumlah jemaah haji Indonesia secara konsisten berada di atas dua ratus ribu jemaah," kata dia dalam keterangan resminya, Selasa .Sejalan dengan itu, investasi pada tahap awal ini mencakup satu hotel yang sudah beroperasi, serta sejumlah aset pengembangan yang berorientasi pada sektor hospitality dengan potensi kapasitas hingga sekitar 5.000 kamar.Baca juga: Siap Dilebur Bersama Waskita dan WIKA, HK Menanti Arahan DanantaraNamun, realisasi pengembangan tersebut tetap bergantung pada hasil studi lanjutan serta persetujuan dari regulator terkait.Dalam perjanjian tersebut, Danantara Investment Management dan Thakher Development Company sepakat untuk mengakuisisi Novotel Makkah Thakher City yang memiliki 1.461 kamar, sekaligus 14 bidang lahan dengan total luas sekitar 4,4 hektare yang diproyeksikan untuk pengembangan di masa mendatang.Ke-14 bidang tanah tersebut akan dikembangkan melalui sebuah master plan terpadu yang mencakup fasilitas perhotelan, area ritel, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya, selaras dengan konsep pengembangan kawasan perkotaan di Kota Mekkah.Rosan menegaskan, kesepakatan ini menjadi pijakan awal bagi keterlibatan jangka panjang Danantara di sektor perhotelan Arab Saudi."Penandatanganan ini merupakan langkah awal yang penting dalam mengamankan aset-aset strategis yang dapat mendukung upaya Indonesia dalam meningkatkan layanan bagi para jemaah. Meskipun kepemilikan atas aset-aset yang diidentifikasi telah diformalkan melalui perjanjian ini, pengembangan berikutnya akan dilaksanakan secara bertahap, berdasarkan kajian kelayakan yang komprehensif, pertimbangan regulasi, serta standar tata kelola yang prudent," ujarnya.Baca juga: Kebun Sawit Hasil Pelepasan Kawasan Hutan Bakal Jadi HPL DanantaraTransaksi tersebut turut didukung oleh Al Khomasiah Real Estate Development yang berperan sebagai mitra pengembangan lokal strategis, dengan pengalaman dan pemahaman mendalam terhadap pasar properti di Mekkah.Lebih lanjut, Rosan menyampaikan bahwa kemitraan ini dirancang untuk memastikan seluruh rencana pengembangan berjalan selaras dengan regulasi yang berlaku, praktik pembangunan setempat, serta perencanaan jangka panjang di Kerajaan Arab Saudi.Berdasarkan kajian awal, dengan catatan tetap mengacu pada studi teknis yang menyeluruh dan pemenuhan seluruh proses perizinan, pengembangan aset yang diakuisisi berpotensi mendukung penyediaan akomodasi dan layanan bagi jemaah haji dan umrah Indonesia.Oleh karena itu, perjanjian ini diposisikan sebagai langkah awal dalam strategi pengembangan jangka panjang, sekaligus menjadi kerangka kerja terstruktur untuk tahapan berikutnya, mulai dari pengembangan, konstruksi, hingga operasional perhotelan dan layanan pendukung lainnya.


(prf/ega)