SOLO, – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Solo, Jawa Tengah, mengumumkan hasil pemeriksaan sampel bakso di warung Bakso Remaja Gading yang sebelumnya diduga menggunakan bahan non-halal.Kepala Dispangtan Solo, Wahyu Kristina, mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan hasil negatif atau tidak ditemukan kandungan bahan non-halal.Warung bakso yang berlokasi di Jalan Veteran, Kelurahan Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, tersebut kini bisa beroperasi lagi setelah sempat ditutup sementara.“Hasilnya negatif. Setelah ini (warung bakso Remaja Gading) boleh buka kembali,” kata Ina, sapaan Wahyu Kristina, saat dihubungi wartawan, Selasa .Baca juga: Warung Bakso di Solo Ditutup Sementara karena Diduga Gunakan Bahan Non-halalIna menambahkan, Pemkot Solo akan memberikan pendampingan kepada warung bakso tersebut untuk mengurus legalitas dan sertifikasi halal.“Tapi karena belum bersertifikat halal maupun kepengurusan legalitasnya belum, ini sekaligus ada pendampingan dari kami. Tim Kemenag untuk perolehan sertifikat halal,” ungkap dia.Menurutnya, proses sertifikasi halal untuk Bakso Remaja Gading langsung dikerjakan setelah hasil laboratorium keluar.“Ini langsung dikerjakan. Dari tim langsung pendampingan secepatnya,” ujar Ina.Temuan awal dugaan penggunaan bahan non-halal di warung tersebut merupakan hasil monitoring rutin tim pangan Pemkot Solo pada sejumlah warung makan dan tempat kuliner.Tim tersebut terdiri dari Dispangtan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Kementerian Agama (Kemenag), Dinas Pariwisata, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).Saat dihampiri petugas gabungan, pemilik warung menyebut bahwa ada bahan non-halal yang digunakan di bakso tersebut.Baca juga: Duduk Perkara Bakso Non-Halal di Solo, Ada Beda Keterangan Ayah dan Anak Pemilik UsahaBelakangan, anak pemilik warung, Thirthania Laura Damayanthie (22), menyampaikan klarifikasi.Ia menegaskan bahwa seluruh bahan baku yang digunakan adalah halal dan ayahnya keliru saat diwawancarai petugas.“Sebenarnya bakso kita itu halal. Tapi waktu Bapak saya diwawancarai (petugas), beliau bingung antara halal dan non-halal, jadi salah jawab. Padahal semua bahannya halal, tidak ada yang pakai babi atau bahan sejenis itu. Kami semua juga muslim,” jelas Thirthania saat ditemui, Senin .
(prf/ega)
Hasil Lab Keluar, Bakso Remaja Gading Solo Dinyatakan Halal dan Boleh Buka Lagi
2026-01-11 14:49:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 14:28
| 2026-01-11 14:17
| 2026-01-11 14:14
| 2026-01-11 13:08










































