- Sejarah Indonesia yang ditulis ulang ke dalam buku tebalnya mencapai 7.958 halaman.Buku ini dirilis oleh Kementerian Kebudayaan, Minggu .Judul bukunya "Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global" dan terbagi ke dalam sebelas jilid.Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono, M.Hum. turut menjadi menjadi salah satu editor umum.Singgih mengatakan, awalnya merencanakan penulisan menjadi 5.000 halaman."Hasilnya di luar dugaan, yang rencananya itu hanya 5.000 halaman, ini melonjak menjadi 7.958 halaman. Ini begitu semangatnya ya," ucap Singgih.Adapun jilid-jilid buku tersebut terdiri dari 10 jilid utama serta jilid terakhir isinya faktaneka dan daftar pustaka.Penulisan ulang sejarah Indonesia ini dilakukan oleh 123 penulis dari 34 perguruan tinggi dan juga lembaga non-perguruan tinggi di Tanah Air.Baca juga: Buku Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Dirilis, Setebal 7.958 HalamanEditor umum yang terlibat dalam pembuatan buku ini berjumlah tiga orang yang merupakan para ahli sejarah.Lalu ada pula 20 pakar yang menjadi editor jilid.Pada setiap jilid buku berisi bab-bab dan sejumlah sub bab.Maka itu tebal dari masing-masing jilid berbeda pula.Judul dari 10 jilid utama:1. Akar Peradaban Nusantara2. Nusantara dalam Jaringan Global: Perjumpaan dengan India, Tiongkok dan Persia
(prf/ega)
Buku Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Tebalnya 7.958 Halaman, Bicara Apa Saja?
2026-01-11 22:38:31
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:13
| 2026-01-11 22:56
| 2026-01-11 22:54
| 2026-01-11 22:51
| 2026-01-11 22:33










































