Jakarta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sengaja memajang uang hasil rampasan dari koruptor senilai Rp 300 miliar dari total dari total Rp 883.038.394.268 saat konferensi pers, Kamis . Pemandangan yang tak biasa ini bukan tanpa tujuan.Tinggi tumpukan uang di atas 1 meter. Panjangnya diperkirakan enam Sampai tujuh meter. Ratusan paket plastik bening berisi pecahan uang Rp 100 ribu yang tiap masing-masing senilai Rp 1 miliar.Uang itu bersumber dari kasus rasuah investasi fiktif dilakukan eks Dirut PT Taspen, Antoius Kosasih bersama Direktur PT IIM (2016-2024) Ekiawan Heri Primaryanto.AdvertisementIni pertama kali KPK memamerkan tumpukan uang sitaan korupsi yang akan dikembalikan. Tidak seperti aparat penegak hukum lain, seperti Kejagung atau Polri yang sebelumnya pernah melakukan. KPK memberikan penjelasan. Alasan di balik langkah tersebut.“Mungkin rekan-rekan media bertanya, kenapa sampai harus dihadirkan uangnya di sini? Bisa saja kan kami langsung datang ke Pak Dirut, Pak Rony untuk menyerahkan. Ini biar kelihatan takutnya kan! oh bener nggak sih ini diserahkan? jangan-jangan nggak diserahkan atau diserahkan sebagian gitu kan seperti itu,” kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu saat jumpa pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis .“Nah ini biar juga memberikan, memperlihatkan kepada rekan-rekan dan juga masyarakat khususnya bahwa uang tersebut telah diserahkan kepada PT Taspen,” imbuh dia.
(prf/ega)
Pertama Kali KPK Pamer Tumpukan Uang Korupsi Rp 300 Miliar, Ini Alasannya
2026-01-12 04:23:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:04
| 2026-01-12 03:58
| 2026-01-12 02:54
| 2026-01-12 02:36
| 2026-01-12 02:26










































