– Longsor terjadi di Jalan Poros Palopo–Bastem Utara, tepatnya di Kelurahan Latuppa, Kecamatan Mungkajang, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Selasa malam. Material tanah dan batu menutup badan jalan di dua titik, yakni kilometer 12 dan kilometer 14, sehingga akses penghubung antara Kota Palopo dan Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu, tidak dapat dilalui.Meski tidak ada korban jiwa, longsoran menimbulkan kemacetan total dan memaksa warga terjebak di lokasi.Baca juga: Hujan Deras Picu Longsor di Garut dan Tasikmalaya, Tutup Akses JalanPantauan Tribun-Timur.com, material longsor masih terus berjatuhan. Bhabinkamtibmas Latuppa, Aipda Jasman, menjelaskan bahwa longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut."Setelah hujan, sekitar pukul 20.00 WITA terjadi longsor," ujar Jasman saat ditemui di lokasi, Rabu , dikutip Tribun Timur.com.Menurut Jasman, material longsor cukup tebal dan menutup seluruh badan jalan.Warga bersama aparat kepolisian, TNI, dan perangkat kelurahan bergotong royong membersihkan material menggunakan alat seadanya agar akses bisa kembali terbuka."Alhamdulillah sekarang sudah bisa dilewati kendaraan roda dua dengan bantuan warga yang bergotong royong mengangkat kendaraan. Tapi untuk roda empat, belum bisa karena masih ada material yang menumpuk di jalan," jelas Jasman.Longsor juga menyebabkan tiang listrik tumbang, sehingga sebagian wilayah di sekitar lokasi mengalami pemadaman listrik.Kondisi tanah di sekitar tebing masih labil, membuat petugas harus berhati-hati karena masih terjadi longsor susulan berskala kecil.Baca juga: Ada Banyak Titik Longsor, Tol Japek II Selatan Tertutup Saat NataruSejumlah warga terpaksa menginap di lokasi akibat jalan tertutup total. Salah satunya adalah Suleha, pedagang dari Bastem Utara yang hendak pulang ke Palopo."Sejak selesai Maghrib kami di sini, kami terjebak jadi kami semalaman di sini," kata Suleha saat ditemui di lokasi. "Kami dari Bastem Utara, bawa jualan, mau pulang ke Palopo. Terjebak di sini sama suami, dari semalam," tambahnya.Hingga Rabu siang, alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum belum bisa bekerja maksimal karena kondisi tanah yang masih lembek dan rawan longsor susulan.Petugas kepolisian, TNI, dan BPBD Palopo masih bersiaga untuk mengatur lalu lintas serta mengimbau pengendara agar tidak memaksakan diri melintas sebelum jalur benar-benar aman.Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang Kabupaten Aceh Jaya, 642 Jiwa TerdampakJalan Poros Palopo–Bastem Utara merupakan wilayah rawan longsor. Sepanjang tahun 2025, kejadian serupa sudah dua kali terjadi di lokasi yang sama.Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, terutama saat kondisi cuaca buruk, dan berharap pemerintah segera melakukan penanganan menyeluruh mengingat jalur ini adalah satu-satunya akses darat penghubung Palopo dengan wilayah pegunungan Luwu bagian utara.Sebagian artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul: Longsor Tutup Jalur Palopo - Luwu, Warga Terjebak Semalaman dan Tribun Timur.com dengan judul: Akses Jalan Palopo-Bastem Utara Terputus Akibat Longsor di Latuppa.
(prf/ega)
Longsor Tutup Jalur Palopo–Luwu, Warga Diminta Waspada
2026-01-09 20:19:03
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-09 20:34
| 2026-01-09 19:17
| 2026-01-09 18:51
| 2026-01-09 18:45
| 2026-01-09 18:33










































