PURWOREJO, – Mantan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ziarah ke makam Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo di Purworejo, Selasa .Di sana, SBY mengenang momen wafat dan pemakaman sosok prajurit sejati yang juga mertuanya itu. SBY tiba di lokasi sekitar pukul 13.20 WIB, disambut hangat oleh keluarga besar serta para simpatisan yang telah menunggu kedatangannya sejak pagi.Saat berziarah, SBY juga bercerita tentang sosok Jendral Sarwo Edhie.Jenderal Sarwo Edhie Wibowo, wafat pada 9 November 1989 dan dimakamkan sehari kemudian, 10 November 1989, bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional.Baca juga: SBY Kunjungi Wisata Pintu Langit Wonosobo, Lukis Keindahan DiengSaat itu, SBY masih berpangkat Letnan Kolonel dan baru saja menuntaskan pendidikan Seskoad. Ia hadir langsung mendampingi keluarga dalam prosesi pemakaman.“Kepergian beliau saat itu benar-benar mengejutkan. Dari segi usia, almarhum masih tergolong muda. Keluarga besar kami dalam kondisi syok dan harus menerima takdir dengan penuh keikhlasan,” ungkap SBY saat ziarah di makam Jenderal Sarwo Edhie di Purworejo pada Selasa .Prosesi pemakaman digelar secara militer dan dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) saat itu, Jenderal TNI Edi Sudradjat, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.Sejumlah perwira tinggi TNI turut hadir.Baca juga: AHY Kenang Ajaran Sarwo Edhie: Menegakkan Kebenaran di Atas Jalan TuhanSBY menegaskan bahwa Sarwo Edhie merupakan sosok perwira militer yang sangat menonjol dan disegani di lingkungan TNI.Sejak masa perang kemerdekaan tahun 1945, almarhum telah terjun langsung ke medan pertempuran, termasuk dalam Palagan Ambarawa yang menjadi salah satu titik balik penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.“Beliau dikenal sebagai prajurit sejati, kenyang di medan pertempuran, selalu lurus di jalan kebenaran, dan sangat mencintai tanah air,” tuturnya.SBY juga menyampaikan bahwa wafatnya Sarwo Edhie kala itu menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi institusi TNI dan bangsa Indonesia.Namun, keluarga meyakini bahwa segala pengabdian dan pengorbanan almarhum tidak akan pernah dilupakan oleh Tuhan Yang Maha Esa.Baca juga: Bertemu Yok Koeswoyo, SBY Ungkap Rencana Bikin Tribute to Koes Plus di Pacitan “Kalau jasa manusia bisa saja terlupakan, tetapi Tuhan tidak pernah lupa mencatat pengabdian hamba-Nya,” kata SBY mengutip pesan yang pernah ia terima dari mendiang Jenderal Sarwo Edhie Wibowo.Ziarah keluarga ini sekaligus menjadi momentum mengenang kembali jasa-jasa besar Jenderal Sarwo Edhie Wibowo, yang kini telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh negara atas pengabdiannya yang luar biasa bagi Republik Indonesia.
(prf/ega)
Momen SBY Ziarah ke Purworejo, Ceritakan Keteladanan Jendral Sarwo Edhie
2026-01-11 06:14:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 15:14
| 2026-01-11 14:01
| 2026-01-11 13:59
| 2026-01-11 13:53
| 2026-01-11 12:58










































