Jakarta - Deru air kecokelatan masih mengalir deras di Sungai Kuranji, Padang, Sumatera Barat. Daerah aliran sungai (DAS) Kuranji kini menjadi lebih lebar 30-50 meter karena menggerus sisi-sisi daratan yang dulu menjadi tempat berdirinya rumah-rumah warga.Di kawasan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), lima rumah warga dinyatakan hilang. Hanya tertinggal sisa-sisa reruntuhan yang memperlihatkan dahsyatnya banjir pada 26-27 November 2025 hingga menggerus pemukiman.“Berdasarkan laporan dari tim satgas, ada lima rumah yang hanyut karena arus dari banjir dan longsor karena kejadian beberapa hari yang lalu dan dua rusak berat,” kata Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Ditjen Penegakan Hukum (Gakkum) Kemenhut Thomas Tandi Bua di lokasi, Selasa .AdvertisementMenurutnya, Sungai Kuranji merupakan bagian dari wilayah Das Kawasan Air Dingin yang luasnya sekitar 21 ribu hektare. Merujuk data dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Agam Kuantan.Adapun 21 ribu hektare tersebut meliputi beragam fungsi yakni fungsi areal penggunaan lain (APL) seluas 9.069,93 hektare, hutan lindung seluas 2.888,36 hektare, suaka margasatwa seluas 9.263,74 hektare dan tubuh air seluas 106,16 hektare.“Dan panjang dari wilayah dasnya sendiri dari hulu sampai ke muara pantai itu sekitar 24 kilometer. Dan dari 21 ribu itu, 50 persennya berupa kawasan konservasi dan kawasan industri, selebihnya adalah APL dan tubuh air,” ucap Thomas.
(prf/ega)
Longsoran Besar di Hulu Picu Banjir Dahsyat, Sungai Kuranji Padang Kini Berubah Wajah
2026-01-11 15:25:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 15:18
| 2026-01-11 14:48
| 2026-01-11 14:47
| 2026-01-11 14:41
| 2026-01-11 14:25










































