Siswa SMP di Sawahlunto Gantung Diri di Kelas, Sempat Pimpin Upacara Bendera

2026-01-11 15:37:06
Siswa SMP di Sawahlunto Gantung Diri di Kelas, Sempat Pimpin Upacara Bendera
- BE (15), siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Sawahlunto, Sumatera Barat, ditemukan tewas gantung diri di kelasnya, Selasa siang.Kepala Sekolah SMPN 7 Sawahlunto, Sudirman, mengatakan, sebelum tewas, BE sempat mempimpin upacara Sumpah Pemuda di sekolah tersebut,“Sebelum meninggal, BE sempat memimpin barisan kelas VIII saat upacara Sumpah Pemuda kemarin,” kata Sudirman, Rabu .Baca juga: Ditemukan Potongan Jasad Bayi Perempuan di Bukittinggi, Dimutilasi?Kasus ini juga telah diselidiki oleh pihak berwenang dan jenazah BE telah dimakamkan oleh pihak keluarga.Terkait penyebab BE gantung diri, Sudirman membantah disebabkan oleh perundungan.Baca juga: Anak Gubernur Mahyeldi Jadi Plt Ketua DPW PSI Sumbar, Ini Alasan di BaliknyaIa mengatakan bahwa peristiwa perundungan terhadap BE tidak pernah terjadi.Dirinya melihat BE merupakan anak yang baik dan tidak pernah ada masalah dengan teman-temannya, apalagi terkait perundungan.Salah satu pedagang di sekolah korban, Eli, mengaku kaget mendengar meninggalnya BE.“Dia orang yang baik, bahkan sebelum meninggal, BE sempat membantu saya memperbaiki pintu kedai secara sukarela,” ungkapnya.Dirinya mengenal sosok BE dikarenakan sering belanja di warung miliknya.“Saya kaget sekali mendengar BE gantung diri, ia sudah saya anggap sebagai cucu,” jelasnya.BE merupakan sosok siswa yang sederhana dalam belanja juga jujur.Namun, sehari sebelum BE meninggal, Eli melihat ada perubahan pada diri BE. Eli melihat BE murung."Tidak seperti biasanya," ujarnya.Bahkan hari Senin lalu, di saat temannya sudah pulang, Eli melihat BE masih tetap berada di kedai seorang diri.


(prf/ega)