JAKARTA, - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan, memiliki empat program dalam rangka rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana di Sumatera.Pertama adalah santunan bagi pihak keluarga yang wafat akibat bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Hal tersebut disampaikannya usai Rapat Koordinator Tingkat Menteri terkait Percepatan Penanganan Bencana Sumatera, di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu .Baca juga: Menko PMK Pastikan Pemerintah Punya Anggaran untuk Penanganan Bencana Sumatera"Santunan untuk yang wafat sebesar Rp 15.000.000 yang akan diserahkan kepada ahli waris. Untuk yang luka-luka berat Rp 5.000.000," ujar Gus Ipul dalam konferensi pers usai rapat, Rabu , dikutip dari Kompas TV.Program kedua adalah jaminan untuk hidup (jadup) sementara bagi masyarakat yang tinggal di hunian sementara maupun hunian tetap.Gus Ipul menjelaskan, jaminan hidup sementara itu akan diberikan selama tiga bulan sebesar Rp 10.000 per individu untuk setiap harinya."Nah tadi kami lapor kepada Pak Menko apakah indeks Rp 10.000 masih memenuhi standar hari ini atau perlu ditingkatkan. Tentu nanti kami perlu arahan lebih lanjut," ujar Gus Ipul.Baca juga: Mensos: Sudah Lebih dari Rp 100 Miliar yang Kami Salurkan untuk Bencana SumateraProgram ketiga, pemerintah juga akan membantu keluarga yang terdampak untuk melengkapi isi rumahnya."Seperti alat-alat dapur maupun juga mungkin kursi, meja, dan lain sebagainya sebesar Rp 3.000.000. Itu pun ini indeks tahun 2020, tentu selanjutnya kami juga mohon arahan dari Pak Menko," ujar Gus Ipul.Program terakhir, Kementerian Sosial (Kemensos) juga memberikan dukungan pemberdayaan untuk pemulihan ekonomi tahap pertama sebesar Rp 5.000.000."Jadi kami ingin sampaikan bahwa Kementerian Sosial menjadi bagian dari tim besar pemerintah, bukan sendirian," ujar Gus Ipul.Baca juga: Wamenkes Ungkap Korban Bencana Sumatera Kekurangan Air Bersih dan Obat DiareANTARA FOTO/Muhammad Adimaja Sejumlah pengungsi antre bantuan sembako di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka,Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin . Banyaknya akses terputus akibat bencana dan wilayah perbukitan menyebabkan pendistibusian bantuan untuk korban bencana belum merata.Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno kembali menegaskan, penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat merupakan prioritas nasional."Sebagaimana Bapak Presiden sampaikan ini adalah prioritas nasional. Oleh karena itu semua K/L juga menempatkan pemulihan bencana, bencana di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Sumatera Barat, sebagai prioritas nasional," ujar Pratikno.Pratikno melanjutkan, bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat memiliki cakupan yang sangat luas.Baca juga: Kemensos Bangun 39 Dapur Umum untuk Korban Bencana Sumatera, Sajikan 400.000 Porsi Tiap HariKerusakan yang diakibatkan banjir bandang dan tanah longsor di ketiga provinsi tersebut juga bervariasi.
(prf/ega)
4 Program Rehabilitasi Pascabencana Sumatera: Uang Santunan hingga Jaminan Hidup
2026-01-11 22:59:22
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:27
| 2026-01-11 22:05
| 2026-01-11 22:02
| 2026-01-11 21:49










































