7 Jenis Pasir Kucing yang Ada di Pasaran Beserta Plus Minusnya

2026-01-12 04:00:54
7 Jenis Pasir Kucing yang Ada di Pasaran Beserta Plus Minusnya
- Pasir kucing tersedia dalam berbagai jenis yang tersedia di pasaran. Setiap jenis pasir kucing memiliki karakteristik, kelebihan, dan kekurangan masing-masing, dari daya serap, kemampuan menahan bau, tingkat debu, hingga kenyamanan bagi kucing.Karena itu, penting bagi pemilik mengenali perbedaan setiap jenis pasir kucing ini agar dapat memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan kucing dan kondisi rumah.Dilansir dari Love to Know, Selasa, , berikut beberapa jenis pasir kucing yang ada di pasaran beserta plus minusnya. Baca juga: Benarkah Kucing Peliharaan Bisa Merasa Cemburu?SHUTTERSTOCK/Lightspruch Ilustrasi kucing di buang kotoran di kotak pasir.Tanah liat menjadi salah satu jenis pasir kucing yang paling populer. Pada dasarnya, pasir kucing ini terbuat dari tanah liat kering yang dihaluskan.Pasir kucing tanah liat mampu menyerap urine dan mengubur kotoran sahabat bulu. Pasir kucing tanah liat juga memiliki harga yang terjangkau, tersedia di banyak toko, menyerap cairan dengan sangat baik, serta membantu mengendalikan bau.Meski menyerap cairan dengan baik, pasir kucing tanah liat tidak dapat terurai secara alami atau dibuang ke kloset.Kucing dapat membawa butiran pasir ke mana-mana dengan cakarnya sehingga perlu dibersihkan dengan sering. Selain itu, pasir tanah liat sangat berat dan bisa merepotkan untuk dibawa naik turun tangga. Debu dari pasir kucing ini dapat berbahaya bagi kucing yang menderita asma atau masalah pernapasan. Selain itu, sebagian besar tanah liat diperoleh melalui penambangan terbuka yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Baca juga: Jangan Buang 10 Barang Ini ke Kloset, Termasuk Pasir KucingSelanjutnya, jenis pasir kucing adalah pasir kucing beraroma. Merek-merek pasir kucing menawarkan fitur pengendalian bau tambahan berupa pasir beraroma atau kerap disebut pasir wangi.Beberapa merek menggunakan minyak esensial atau bahan tambahan pewangi lainnya.Kelebihan pasir kucing beraroma ini tentu menghasilkan aroma lebih harum dan menyenangkan bagi manusia dibanding jenis yang tidak memiliki aroma dan dapat membantu menyamarkan bau urine serta feses dan tersedia dalam berbagai macam aroma.Meski lebih harum, pasir kucing beraroma memiliki sisi kurang menguntungkan, seperti banyak kucing yang sensitif terhadap wewangian, sehingga enggan menggunakan kotak pasir.Pada kucing yang sensitif, aroma tersebut bahkan bisa memicu iritasi kulit atau gangguan pernapasan. Alih-alih menutupi bau, wangi pasir kadang justru dapat bercampur dengan aroma urie  dan menimbulkan bau kurang sedap. Baca juga: 6 Manfaat Tak Terduga Memelihara Kucing Pasir kucing kristal terbuat dari bahan dasar silika dan tidak beracun. Pasir kristal ini dapat menyerap urine serta kotoran kucing sehingga tidak perlu menggunakan terlalu banyak di dalam wadah sekaligus.


(prf/ega)