Enam Ular Kobra Teror Rumah Warga di Karanganyar, Ternak Mati Digigit

2026-01-12 05:40:40
Enam Ular Kobra Teror Rumah Warga di Karanganyar, Ternak Mati Digigit
KARANGANYAR, - Rumah warga Desa Jatikuwung, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah diteror anak ular kobra. Kejadian ini mengakibatkan ternak warga mati karena gigitan ular.Seekor kambing milik Warto, warga setempat mendadak mati. Kejadian tersebut membuat Warto panik dan memanggil tim Exalos Indonesia guna melakukan evakuasi.Ketua Umum Exalos Indonesia, Janu Wahyu mengatakan, kambing itu mati akibat digigit anakan ular."Kemarin malam ada laporan ular kobra masuk rumah dari relawan Jaten, dan sudah ada korban satu anak kambing yang mati. Kambingnya mati digigit anakan ular kobra," ujar Ketua Umum Exalos Indonesia, Janu Wahyu, saat dihubungi, Rabu .Baca juga: Tawangmangu Diprediksi Macet saat Nataru, Polres Karanganyar Siapkan Pengalihan ArusRelawan Jaten dan Tim Exalos Indonesia kemudian melakukan penyisiran rumah Warto.Tim terpaksa membongkar sebagian lantai dapur untuk mencari sarang telur dan ditemukanlah lagi empat ekor anakan ular kobra di dalam rumah.Janu mengatakan, pemilik kambing sebelumnya sudah pernah melihat dua anak ular kobra masuk rumah dan langsung dibunuh.Meski begitu, pemilik rumah tetap merasa was-was."Pemilik kambing sebelumnya melihat dua ekor anak ular kobra masuk rumah. Meski langsung dibunuh, keberadaan ular kobra itu membuat pemilik rumah menjadi was-was," beber Janu.Baca juga: Buruh Minta UMK Karanganyar Naik 7,2 PersenTotal, ada enam ekor anakan ular kobra yang ditemukan. Dua ekor sudah dibunuh, dan empat ekor baru ditemukan sore ini.Janu mengatakan, anak ular kobra itu ditemukan di dapur dan baru saja menetas."Anak ular kobra itu kami temukan di dapur. Ular tersebut baru saja menetes," ucapnya.Setelah selesai melakukan penyisiran, tim memastikan tidak ada lagi ular yang ditemukan.Baca juga: Eks Bupati Karanganyar Kembali Dipanggil sebagai Saksi Sidang Korupsi Pembangunan Masjid AgungJanu mengatakan, empat ekor anakan ular kobra yang ditemukan kemudian dibawa oleh tim relawan untuk nantinya kembali dilepasliarkan.


(prf/ega)