Sakit Hati Tak Boleh Utang, Pedagang di Nunukan Nekat Bakar Toko hingga Hanguskan 51 Bangunan

2026-01-11 03:40:53
Sakit Hati Tak Boleh Utang, Pedagang di Nunukan Nekat Bakar Toko hingga Hanguskan 51 Bangunan
NUNUKAN, – Polisi mengungkap motif pelaku pembakaran di areal Pedalaman Mansalong, Kecamatan Lumbis, Nunukan, Kalimantan Utara.Pelaku berinisial RD (40) nekat membakar toko karena tersinggung setelah diminta membayar tunai saat hendak kulakan barang.Kasat Reskrim Polres Nunukan, AKP Wisnu Bramantyo, mengatakan motif RD didasari rasa sakit hati.“Motifnya sakit hati. Pelaku ini penjual sembako di pasar. Dia mau kulakan barang, tapi diminta langsung bayar secara tunai, tidak boleh utang dulu,” ujar Wisnu, Senin .Baca juga: Banyak Residivis di Nunukan Ingin Dipenjara Lagi agar Bisa Makan, Kajari Ungkap Fenomena MirisMenurut Wisnu, ucapan tersebut membuat RD tersinggung, terlebih pemilik toko grosir itu masih memiliki hubungan keluarga dengannya.Dalam kondisi emosi, RD kemudian mencoba membakar toko berbentuk rumah panggung tersebut.“RD mencoba membakar ban bekas di bawah toko tempat dia biasa kulakan sembako. Aksinya sempat dua kali gagal. Dia berpindah ke toko lain dengan pemilik yang sama, akhirnya berhasil membakar ban di bawah kolong toko,” kata Wisnu.RD tidak menyangka perbuatannya berdampak besar.“Bahkan rumah pelaku yang ada di seberang toko sasaran ikut ludes terbakar,” ujar Wisnu.Di awal penyelidikan, polisi kesulitan menemukan penyebab kebakaran. Namun rekaman CCTV kemudian merekam aksi pelaku.Baca juga: DPRD Nunukan Kaget Ada PAUD Sewa Ruang Tamu, Siswa Belajar Tanpa Meja KursiMeski kualitas gambar gelap karena malam hari dan posisi pelaku berada di bawah kolong rumah panggung, polisi menelusuri pakaian dan sarung yang dikenakan saat kejadian.RD akhirnya diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 187 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.“Berkasnya sudah P19. Tak lama lagi tahap dua, dan persidangan RD segera digelar,” kata Wisnu.Diberitakan sebelumnya, kebakaran besar melanda kawasan Mansalong pada Minggu sekitar pukul 03.00 WITA. Kebakaran meludeskan puluhan bangunan, termasuk rumah dan asrama pelajar.Kepala BPBD Nunukan, Arief Budiman, menyebut total 51 bangunan terbakar, sebagian besar merupakan rumah nonpermanen.


(prf/ega)