Siswi SMA Cikal Sabet Juara 2 pada Kompetisi Bisnis 9 Negara

2026-01-11 00:32:59
Siswi SMA Cikal Sabet Juara 2 pada Kompetisi Bisnis 9 Negara
- Siswi kelas 11 SMA Cikal Lebak Bulus berhasil meraih Juara 2 pada perlombaan bisnis internasional bertajuk International Consulting Case Challenge (IMCC) 2025.Siswi bernama Rania itu memang senang berkreasi melalui bisnis. Bagi Rania, bisnis adalah pertemuan antara logika dan seni. Dirinya begitu menikmati proses berpikir dan mengembangkan sebuah ide sederhana menjadi sesuatu yang bermanfaat di kehidupan.“Sejak kecil, saya selalu terpesona oleh ide-ide. Bagaimana sebuah pemikiran dapat berubah menjadi sesuatu yang mengubah hidup orang lain. Bagi saya, bisnis bukan hanya tentang profit atau angka, tapi juga tentang creation, yang menggunakan kreativitas sebagai cara untuk membuat hingga memecahkan masalah.” kata Rania dikutip dari publikasi resmi Sekolah Cikal, Kamis .Ia menambahkan, motivasinya belajar bisnis adalah kesempatan untuk terus mengasah critical thinking serta mempelajari bagaimana ide yang diterapkan dapat berfungsi di kehidupan nyata.Partisipasi Rania dalam panggung kejuaraan internasional merupakan salah satu cara pembelajaran yang diterapkan oleh Sekolah Cikal untuk mendorong pengembangan kompetensi dalam diri setiap anak.Rania menantang dirinya untuk mengikuti IMCC 2025 yang melibatkan 9 negara sebagai peserta, yaitu Indonesia, China, Australia, Kanada, Italia, Singapura, hingga Inggris.“Saya bergabung karena ingin mengasah kreativitas di ajang kompetisi internasional dan belajar bagaimana tim global mengatasi masalah bisnis secara berbeda, serta menjalin koneksi dengan berbagai murid dari berbagai negara,” jelas Rania.Dalam kompetisi tersebut, ia tergabung dalam sebuah tim. masing-masing anggota timnya memilik kelebihan tersendiri. Rania berperan di ranah strategi kreatif dan storytelling.Baca juga: STIP Jakarta Raih 3 Penghargaan di Kompetisi World Robot Games 2025 Dirinya memandang kejuaraan ini sebagai ruang pengembangan emosionalnya. Ia berbagi cerita bahwa kompetisi yang diikuti oleh berbagai negara membuatnya belajar mengelola stres dan tetap tenang di situasi yang kompetitif.“Saat persiapan kompetisi ini, saya sangat disiplin dalam manajemen waktu dan berusaha untuk mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan. Untuk tetap produktif, saya menggunakan cara self-reward, yaitu mengambil jeda atau istirahat setelah setidaknya 60% tugas saya selesai,” kata Rania.Pelajaran berharga lainnya yang ia dapatkan saat tergabung dalam kompetisi ini adalah meningkatkan growth mindset dan ketahanan diri. “Kalau kamu tidak berusaha, mungkin kamu nggak benar-benar menginginkan kesuksesan seperti yang kamu bilang,” jelasnya.Sekolah Cikal Lebak Bulus mengedepankan proses pembelajaran dalam bentuk project-based. Hal ini mendorong Rania untuk melihat kompetensi diri di masa depan.Berbagai proyek yang dijalankan oleh Rania di SMA Cikal Lebak Bulus melatih Rania untuk berpikir lebih dalam menghadapi situasi, sehingga mendorongnya untuk menganalisis permasalahan dari berbagai sudut pandang.“Sekolah Cikal terus-menerus melatih saya untuk berpikir kritis melalui tugas-tugas yang mereka berikan, sehingga otak saya terlatih untuk berpikir kritis saat menghadapi situasi, dalam hal ini bisnis yang harus saya konsultasikan.” katanya.Dari 5 pengembangan kompetensi Bintang Cikal, Rania menilai dirinya paling berkembang pada bintang yang ke-3, yakni Pemikir Terlatih dan Efektif.“Kompetensi 5 Bintang Cikal yang paling berkembang dalam diriku adalah Skillful dan an Effective Thinker. Melalui berbagai proyek dan kompetisi, aku belajar untuk menerapkan pengetahuan secara kreatif, berpikir kritis, dan menyampaikan ide-ide dengan efektif,” terangnya.Melalui kemampuan berpikir kritis yang ia miliki, Rania siap menghadapi kehidupan nyata dengan baik.Baca juga: Berangkat dari Budaya Lokal, Karya Mahasiswa Indonesia Diakui di Kompetisi Projection Mapping Asia Tenggara


(prf/ega)